Proyek Rabat Beton Jalan Salak Sampang Dikeluhkan Warga, K3 dan Kualitas Pekerjaan Disorot

Ubaidillah • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 06:30 WIB
Warga Keluhkan Proyek Jalan Salak Sampang, Soroti Pengurangan Panjang dan K3.
Warga Keluhkan Proyek Jalan Salak Sampang, Soroti Pengurangan Panjang dan K3.

 

RadarBangkalan.id - Pekerjaan proyek rabat beton di Jalan Salak, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, dikeluhkan warga. Keluhan tersebut mencakup kualitas dan pelaksanaan pekerjaan hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dinilai belum diterapkan secara lengkap di lokasi.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan Rekonstruksi Jalan Lingkungan Paket 1 yang berlokasi di Jalan Salak, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang. Proyek tersebut tercatat memiliki nilai kontrak sebesar Rp19.314.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sampang Tahun 2026, dengan penyedia CV Teratai Indah.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Ungkap Modus WNA China Rekrut Admin Binance, Rekening Korban Dikuasai

Informasi pada papan proyek juga mencantumkan tanggal kegiatan 20 Juli 2026. Selain penerapan K3, konstruksi perbaikan jalan tersebut turut menjadi perhatian publik terkait kesesuaian antara perencanaan dan kondisi di lapangan, terutama mengenai panjang pekerjaan.

Warga setempat mengaku kecewa karena pelaksanaan proyek dinilai tidak sesuai dengan perencanaan awal. Selain itu, fasilitas drainase disebut ikut dibongkar, sementara material pekerjaan dibiarkan berserakan di sekitar lokasi.

Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan pelaksanaan proyek, termasuk dugaan pengurangan volume panjang pekerjaan yang terlihat di lapangan.

"ini di bongkar, dikurangi katanya ukurannya, proyek siapa ini, kok bisa "tanya warga saat melihat pengurangan tersebut, Selasa 08/09/2026.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Uang Palsu Sidoarjo-Karanganyar, 3 Tersangka Ditangkap

Sejumlah warga mengatakan sebelumnya memang terdapat permintaan agar ruas Jalan Salak mendapatkan perbaikan. Usulan tersebut sempat dibicarakan dengan harapan kondisi jalan dapat diperbaiki sesuai kebutuhan masyarakat.

Namun, dalam pelaksanaannya, warga justru menilai pekerjaan tersebut kurang rapi. Kondisi material yang berserakan serta pembongkaran fasilitas drainase menjadi sejumlah hal yang dipersoalkan.

"Memang sebelumnya ada permintaan agar jalan ini diperbaiki. Kami berharap pekerjaannya bagus dan sesuai kebutuhan di lapangan," ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga: Kebakaran Gunung Buthak Malang Mulai Padam, Api Merembet ke Kawi Najang

Warga Soroti Penerapan K3

Selain kualitas pekerjaan, warga juga menyoroti aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dari kondisi yang terlihat di lokasi, sejumlah pekerja disebut belum menggunakan perlengkapan keselamatan kerja secara lengkap.

Warga berharap pihak pelaksana maupun pemerintah daerah tidak hanya mengejar penyelesaian proyek, tetapi juga memastikan seluruh proses pengerjaan memenuhi standar teknis dan ketentuan K3.

Penerapan keselamatan kerja dinilai penting karena aktivitas pembangunan jalan berlangsung di area yang juga digunakan masyarakat. Penataan material dan kondisi lokasi pekerjaan juga diharapkan tidak membahayakan pekerja maupun warga yang melintas.

"Jangan sampai karena mengejar cepat selesai, aspek keselamatan dan kualitas pekerjaan justru diabaikan," kata warga.

Baca Juga: Waduk Sumberkepuh Nganjuk Mengering, Warga Manfaatkan Lahannya untuk Bertani

Warga juga berharap pelaksana dan pengawas proyek memperhatikan petunjuk teknis (juknis) pekerjaan agar proses pembangunan tidak terkesan semrawut serta hasil pekerjaan sesuai dengan perencanaan.

Pelaksana Belum Berikan Klarifikasi

Sementara itu, penanggung jawab proyek saat dikonfirmasi mengenai keluhan warga, pelaksanaan pekerjaan, serta penerapan K3 di lokasi belum memberikan jawaban.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh penjelasan dari pihak pelaksana CV Teratai Indah, H. Hamden, mengenai berbagai keluhan yang disampaikan warga.

Baca Juga: Benarkah Minum Susu Bikin Gemuk? Dokter Gizi Ungkap Faktanya

Klarifikasi dari pihak pelaksana maupun pihak terkait diperlukan agar informasi mengenai pelaksanaan proyek Rekonstruksi Jalan Lingkungan Paket 1 di Jalan Salak dapat diketahui secara terang dan berimbang.

Editor : Ubaidillah
Rekonstruksi Jalan proyek rabat beton proyek jalan Sampang 2026 Jalan Salak Gunung Sekar proyek APBD Sampang