Radarbangkalan.id – Libur lebaran seringkali menjadi momen yang paling dinantikan untuk menjelajahi keindahan alam atau menjalin kebersamaan dengan keluarga tercinta.
Bagi mereka yang masih meraba-raba destinasi liburan yang sempurna, Jawa Timur hadir sebagai jawaban atas segala kebingungan itu.
Provinsi yang kaya akan sejarah dan keindahan alam ini menawarkan berbagai destinasi wisata yang layak dipertimbangkan.
Salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan adalah Gunung Bromo, yang berada di empat kabupaten berbeda: Pasuruan, Malang, Lumajang, dan Probolinggo.
Dengan lima pintu masuk yang tersebar di sekitarnya, Gunung Bromo menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai penjuru.
Melalui jalur Probolinggo, terutama jika Anda menggunakan transportasi umum seperti bus, adalah pilihan yang paling populer.
Dari Surabaya, perjalanan menuju Gunung Bromo bisa ditempuh melalui Desa Wonokitri dengan estimasi waktu sekitar lima jam jika menggunakan kendaraan pribadi.
Namun, begitu tiba di daerah pedesaan tersebut, wisatawan perlu menyewa kendaraan 4x4 untuk melanjutkan perjalanan ke kaki Gunung Bromo melalui jalur berbatu dan terjal.
Keindahan Laut Pasir Tengger yang luasnya mencapai 5.250 hektar dapat dinikmati dengan berjalan kaki atau berkuda.
Tidak hanya itu, Gunung Bromo juga menawarkan pemandangan sabana dan Bukit Teletubies yang menakjubkan, terutama bagi mereka yang memilih jalur melalui Malang.
Pemandangan empat anak gunung di sekitarnya seperti Gunung Batok, Gunung Kursi, Gunung Watangan, dan Gunung Widodaren juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Baca Juga : Bugar dan Sehat Selama Ramadan: Pentingnya Minuman Penambah Daya Tahan Tubuh
Selain Gunung Bromo, Kawah Ijen juga layak dipertimbangkan sebagai destinasi liburan di Jawa Timur.
Bagi pecinta kegiatan outdoor atau pendakian gunung, tempat ini menjadi surga tersendiri.
Untuk mencapai kawasan wisata Ijen, Anda dapat memilih jalur melalui dua kabupaten, yaitu Banyuwangi atau Bondowoso, hingga tiba di Pos Paltuding, gerbang pintu masuk Kawah Ijen.
Dengan ketinggian mencapai 2.368 mdpl, pendakian menuju puncak membutuhkan waktu sekitar 1-1,5 jam berjalan kaki atau menggunakan jasa ojek dorong.
Di puncak, Anda akan disuguhi pemandangan kawah aktif seluas 134 kilometer persegi yang berwarna hijau tosca, sebuah panorama alam yang memukau.
Di malam hari, khususnya pada dini hari, Anda bisa menyaksikan fenomena alam blue fire yang hanya dapat dinikmati di dua tempat di dunia, salah satunya adalah di Kawah Ijen.
Baca Juga : Menghadapi Puasa dengan Kuat: Rahasia Kunci Daya Tahan Tubuh yang Optimal
Tidak kalah menariknya, Taman Nasional Baluran, yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, Kabupaten Situbondo, menawarkan pengalaman unik menikmati savana yang mirip dengan Afrika.
Kawasan dataran rendah ini dihuni oleh berbagai satwa liar yang bebas berkeliaran.
Pengunjung dapat menyaksikan keberagaman satwa, seperti banteng, kancil, burung merak, elang, dan kera.
Taman Nasional Baluran juga kaya akan flora, seperti pohon kemiri, gebang, api-api, pohon asam, gadung, kendal, manting, dan kepuh.
Perjalanan dari Kota Surabaya menuju Taman Nasional Baluran memakan waktu sekitar enam jam dengan kendaraan bermotor.
Melalui Jalan Pantura Timur, Anda akan melewati kota-kota seperti Pasuruan, Probolinggo, dan Situbondo.
Setelah tiba di Banyuputih, pengunjung cukup mengambil arah ke selatan hingga mencapai Desa Wongsorejo, di mana pintu masuk Taman Baluran terletak.
Baca Juga : Puasa Sehat: 5 Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Saat Ramadan
Demikianlah tiga destinasi wisata terbaik di Jawa Timur yang menawarkan keindahan alam yang memukau dan keanekaragaman satwa liar yang menakjubkan.
Jelajahi keindahan alam Indonesia dan nikmati petualangan yang tak terlupakan bersama keluarga dan teman-teman tercinta! ***