Keunikan dan Aktivitas di Pantai Romodong, Bangka Belitung
Ubaidillah• Senin, 5 Agustus 2024 | 21:28 WIB
Foto: pariwisata.bangka.go.id
Radarbangkalan.id - Pantai Romodong terletak di Desa Romodong, Kelurahan Bukit Ketok, sebelah utara Pulau Bangka, Kota Belinyu, Kabupaten Bangka.
Jarak menuju pantai ini sekitar 15 km dari pusat kota Belinyu menggunakan kendaraan bermotor. Keunikan pantai ini terletak pada adanya batu granit yang menjulang tinggi membentuk gerbang atau gapura sebelum memasuki lokasi pantainya.
Sebelum mencapai gerbang batu granit tersebut, di sebelah kanan, kita dapat melihat batu granit besar yang berbentuk mirip katak atau kodok raksasa, sehingga batu tersebut dinamakan batu kodok.
Sekitar tahun 90-an, pantai ini dikelola oleh swasta dan dibangun penginapan sebagai tempat rekreasi bagi turis baik nusantara maupun mancanegara. Namun, sekarang bangunan-bangunan tersebut sudah roboh dan tinggal puing-puingnya saja.
Akan tetapi, hingga saat ini pun, ada banyak aktivitas yang dapat dilakukan di pantai ini, salah satunya adalah ngelokan.
Ngelokan adalah istilah yang digunakan oleh warga setempat untuk aktivitas mencari kerang besar yang dinamai lokan.
Bentuknya seperti kerang, hanya saja cangkangnya licin dan berwarna agak kehijauan. Cara mencari lokan ini cukup unik,
yaitu dengan menggunakan kayu yang dibuat seperti ketapel dan di ujungnya dipasangi besi, kemudian besi tersebut dicakarkan ke pasir dan berjalan mundur sejauh 10-20 meter.
Lokan-lokan tersebut biasanya berada di kedalaman 10 cm, sehingga pada saat cakar tersebut melewati posisi lokan tersebut,
akan terlihat atau terangkat sendiri dari pasir tersebut. Sayangnya, aktivitas ini tidak dapat dilakukan setiap hari karena jenis hewan ini ada musimnya.
Jika tidak tertarik untuk ngelokan atau sedang tidak musimnya, wisatawan dapat menikmati kejernihan air lautnya atau menyusuri garis pantai ke arah barat.
Di sebelah barat pantai ini terdapat pemandangan yang hijau dan asri dengan jejeran pepohonan pinus dan tanaman rumput sebagai alasnya serta bebatuan yang terhampar di pantai dengan bentuk-bentuk yang sangat unik.
Atau barangkali ingin menikmati hangatnya air laut yang jernih, di pantai ini ombaknya sangat tenang dan pantainya landai,
sehingga aman bagi wisatawan yang ingin berenang dan membawa anak kecil untuk berlarian di pinggir pantai.
Tetapi kita harus berhati-hati ketika memilih lokasi untuk berenang, karena banyak pula batu-batu granit yang tersebar di laut dan ada beberapa yang tersembul dari permukaan laut.
Batu ini kebanyakan ditempeli hewan yang dinamai teritip. Hewan laut ini dapat dimakan, diambil dengan cara menutuk pelan kulitnya hingga terlihat isi teritipnya.
RESMI BERDIRI: Ketua MA Prof Dr H Muhammad Syarifudin SH MH usai membuka papan nama Universitas Islam Cordoba disaksikan Menpan RB H Abdullah Azwar Anas, Ketua MUI KH Muhaimin, Bupati Banyuwangi Ipuk GOTONG ROYONG: Warga melakukan perbaikan jalan secara swadaya (4/8). Hal ini karena jalan tak pernah dilakukan perbaikan selama 20 tahun.ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA Photo Editor : Ubaidillah