News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Toko Madjoe: Legenda Kue Kering di Pecinan Kota Malang

Ubaidillah • Rabu, 18 September 2024 | 17:57 WIB
(Foto Erwin RachmadiantoGoogleMap)
(Foto Erwin RachmadiantoGoogleMap)

Radarbangkalan.id - Kawasan Pecinan sering kali menjadi pusat kegiatan ekonomi di sebuah kota, termasuk di Kota Malang.

Di antara deretan toko yang menjual kain, baju, emas, dan palen, ada satu toko yang menawarkan sesuatu yang berbeda.

Sebuah toko kecil bercat biru dengan desain kuno menarik perhatian. Toko tersebut bernama Toko Madjoe.

Bangunan toko yang sudah berusia tua, lengkap dengan ejaan lama pada namanya, langsung memberikan kesan bahwa toko ini telah lama berdiri.

Di dalam toko yang lantainya terbuat dari tegel kuning yang mulai usang, terdapat rak tinggi yang dipenuhi toples kaca besar berisi aneka kue kering.

Di salah satu sudut toko, terdapat oven kuno yang meski sudah rusak karena usia, menjadi saksi sejarah panjang toko ini.

“Toko ini sudah berdiri sejak tahun 1930. Pendirinya The Djie Hiap. Sekarang dikelola oleh generasi ke-4, paman saya, Charles.

Kami jual kue-kue kering dengan resep kuno. Resep turun temurun dari nenek moyang,” kata Cornelia, generasi ke-5 dari The Djie Hiap, pada Kamis (24/3/2022).

Cornelia, yang akrab dipanggil Lia, menjelaskan bahwa Toko Madjoe menjual lebih dari 20 jenis kue kering. “Kami punya semprit, nastar, belinjo, kenari, kastengel, dan banyak lainnya.

Total ada sekitar 27 kue. Kue favorit itu tergantung selera masing-masing. Ada yang suka kue bentuk hewan seperti kelinci dan bebek, ada juga yang suka kacang-kacangan seperti almond, crashes, janhagel, mete, dan lain-lain,” tutur Lia.

Seperti kebanyakan toko di Pecinan, Toko Madjoe juga berbentuk rumah toko, di mana pemilik toko tinggal dan memproduksi kue di dalamnya.

Jika Anda berkunjung saat proses produksi berlangsung, aroma kue yang dipanggang akan menyambut Anda dan menggugah selera.

“Proses produksi kue kami sistemnya ketika kue habis, kami buat lagi. Namun, saat mendekati hari-hari besar seperti Idulfitri, kami produksi setiap hari untuk stok.

Permintaan kue kering biasanya meningkat menjelang hari raya, orang-orang membelinya untuk diberikan kepada kenalan atau disuguhkan di rumah,” jelas Lia.

Harga kue kering di Toko Madjoe bervariasi, mulai dari Rp150.000,00 per kilogram. Namun, Anda tidak perlu membeli dalam jumlah besar, karena kue-kue di sini juga bisa dibeli per ons dengan harga Rp16.000,00, sehingga Anda bisa mencoba lebih banyak varian.

Toko yang terletak di Jalan Pasar Besar Nomor 30B, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang ini buka setiap hari dari pukul 08.30 hingga 17.00 WIB, kecuali pada hari Minggu toko tutup pukul 12.30 WIB.

Editor : Ubaidillah
#kuliner malang #toko madjoe #wisata kuliner