DI antara ragam khuliner Pulau Garam, terdapat satu camilan yang mampu menggugah rasa penasaran para penikmat makanan tradisional, yakni siwil.
Makanan sederhana ini bukan sekadar hidangan rumahan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas kuliner masyaraka Madura, khususnya di Kabupaten Bangkalan.
Siwil merupakan makanan dari Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Makanan ini dibuat melalui proses yang terbilang sederhana namun menghasilkan cita rasa yang khas.
Bahan utamanya berupa tepung tapioka yang dicampur dengan terasi dan air hingga membentuk adonan kenyal.
Kunvi kelezatan siwil terletak pada keseimbangan antara rasa gurih dari trasi dan tekstur dari tepung tapioka.
Aromanya yang muncul saat proses pemasakan pun menjadi daya Tarik tersenderi bagi siapa pun yang mencium harumnya.
Cara menikmati siwil pun cukup beragam, salah satunya yang paling digemari masyarakat adalah siwil rujak.
Potongan siwil yang disajikan bersama bumbu bumbu petis, gula merah, cabai, dan sedikit garam, kemudian diaduk hingga menghasilkan perpaduan rasa manis, pedas, dan gurih. Selain dijadikan rujak, siwil juga sering dijumpai dalam bentuk gorengan.
Sebagai bagian dari kekayaan kuliner masyarakat Madura, siwil bukan sekadar makanan biasa, melainkan simbol sederhana dari kreativitas masyarakat pesisir dalam mengelolah bahan lokal menjadi hidangan bercita rasa tinggi. (Elsa)
Editor : Ina Herdiyana