News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Awal Mula Milkshake, Dari Minuman Beralkohol ke Camilan Manis.

Ina Herdiyana • Selasa, 9 Juni 2026 | 09:21 WIB
Sumber foto: Epicurious
Sumber foto: Epicurious

RadarBangkalan.id Milkshake adalah minuman klasik yang selalu berhasil memberikan rasa enak di setiap tegukannya.

Perpaduan antara es krim, susu, dan berbagai tambahan rasa seperti cokelat, vanila, atau stroberi, menjadikannya camilan yang tak lekang oleh waktu.

Meski terlihat sederhana, kunci dari milkshake yang sempurna terletak pada keseimbangan tekstur, di mana milkshake harus cukup kental untuk dinikmati perlahan dengan sedotan, namun tetap halus tanpa gumpalan es yang kasar, memberikan sensasi dingin yang menyegarkan sekaligus memanjakan lidah.

Baca Juga: Rahasia Kelezatan Gyoza: Teknik Masak Goreng-Uap yang Ikonik

Milkshake bermula dari Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Di mana awalnya istilah ini merujuk pada minuman beralkohol berbahan dasar wiski yang dicampur telur dan susu, mirip dengan egg nog yang berfungsi sebagai minuman penguat stamina.

Seiring berjalannya waktu, sekitar tahun 1900-an, resepnya berevolusi menjadi minuman non-alkohol yang lebih populer setelah ditemukannya mesin blender listrik. yang memungkinkan pencampuran susu, sirup rasa, dan es krim menjadi tekstur yang kental.

Secara teknis, milkshake adalah hasil dari pencampuran mekanis yang mengandalkan kecepatan tinggi.

Dengan bantuan blender atau mixer, bahan-bahan dasar disatukan hingga udara terperangkap di dalamnya, yang menciptakan tekstur fluffy dan ringan.

Baca Juga: Keajaiban Mentol: Rahasia Sensasi Dingin di Balik Daun Mint

Di era modern, milkshake telah berevolusi menjadi kanvas kreativitas bagi para pengolahnya.

Kita kini sering melihat milkshake yang tampil lebih ekstrim dengan topping bertumpuk, mulai dari whipped cream yang melimpah, hingga potongan brownies yang mengubahnya menjadi hidangan penutup yang mewah.

Selain itu, milkshake memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan nuansa nostalgia. Bagi banyak orang, minuman ini membawa ingatan kembali ke masa kecil, suasana kedai burger retro, atau sekadar momen santai di sore hari yang terik.

Kesederhanaan dalam menikmatinya hanya perlu sedotan dan gelas dingin, membuatnya menjadi comfort food yang sangat mudah diterima oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa. (Athoya Hanin)

 

Editor : Ina Herdiyana
#Milkshake #Minuman Beralkohol #Camilan Manis