News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Asam Lambung (GERD): Gejala, Penyebab, Komplikasi, dan Cara Mengatasinya

Mohammad Sugianto • Rabu, 23 Juli 2025 | 18:22 WIB

 

Ilustrasi seorang perempuan yang sedang sakit dada
Ilustrasi seorang perempuan yang sedang sakit dada

Radarbangkalan.Id – Penyakit asam lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling umum terjadi di masyarakat. Kondisi ini ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan, sehingga menimbulkan sensasi panas (heartburn) di bagian dada atau ulu hati.

Dilansir dari Halodoc, GERD terjadi ketika katup otot di bagian bawah kerongkongan (lower esophageal sphincter/LES) melemah. Otot ini seharusnya berfungsi sebagai penghalang agar asam lambung tidak naik. Namun, saat fungsinya terganggu, asam lambung bisa naik ke esofagus dan menimbulkan iritasi hingga peradangan.

Kondisi ini bisa kambuh beberapa kali dalam seminggu, bahkan pada sebagian orang bisa terjadi setiap hari.

Menurut Alodokter, beberapa faktor yang dapat menyebabkan GERD antara lain:

Kebiasaan Buruk yang Memperparah GERD:

Berdasarkan informasi dari Siloam Hospitals, gejala utama GERD adalah rasa panas seperti terbakar di dada (heartburn). Gejala lainnya termasuk:

Gejala Parah yang Perlu Diwaspadai:

Menurut Mayo Clinic, GERD yang tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti:

  1. Esofagitis: Radang esofagus yang menimbulkan nyeri dan kesulitan menelan.
  2. Striktur Esofagus: Penyempitan saluran kerongkongan akibat jaringan parut.
  3. Barrett’s Esophagus: Perubahan sel di dinding esofagus yang berisiko menjadi kanker.

Penanganan Mandiri:

Pengobatan Medis:
Dokter dapat meresepkan:

Tindakan Operasi:
Bila GERD sudah kronis dan tidak merespon obat, prosedur bedah dapat menjadi solusi untuk memperbaiki fungsi LES.

 

Editor : Mohammad Sugianto
#gerd #gerd adalah #penyakit asam lambung #asam lambung