BANGKALAN,Radarbangkalan.id– Puskesmas Blega terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan minilokakarya yang digelar baru-baru ini, jajaran tenaga kesehatan bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, dan mitra lintas sektor membahas capaian program, evaluasi, serta rencana tindak lanjut sejumlah kegiatan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Blega.
Dalam forum yang berlangsung di aula Puskesmas Blega tersebut, pembahasan utama difokuskan pada evaluasi capaian program penanggulangan TBC, layanan cek kesehatan gratis, serta imunisasi rutin. Kegiatan ini juga menjadi ajang koordinasi untuk memperkuat komitmen bersama dalam mensukseskan berbagai program pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan.
Baca Juga: Kasatreskrim Baru Sampang Dibebani Sederet Kasus Menonjol
Kepala Puskesmas Blega, dr. Safitri, mengatakan bahwa kegiatan minilokakarya ini bukan sekadar forum evaluasi, melainkan juga ruang untuk membangun sinergi nyata antarinstansi.
“Kami ingin memastikan bahwa semua program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat. Upaya menekan kasus TBC, memastikan cakupan imunisasi lengkap, hingga menjaga keberlanjutan layanan cek kesehatan gratis tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan dan komitmen semua pihak,” ujarnya.
Menurut dr. Safitri, hasil evaluasi menunjukkan sejumlah capaian positif, terutama dalam deteksi dini penyakit TBC dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Meski begitu, masih terdapat beberapa desa yang perlu ditingkatkan partisipasinya, khususnya dalam program imunisasi anak.
Baca Juga: Demo Mahasiswa UTM Ricuh, Rektor UTM Akhirnya Menerima Tuntutan
“Ada beberapa wilayah yang cakupan imunisasinya masih perlu diperkuat. Untuk itu kami akan menggandeng kader posyandu, perangkat desa, dan sektor pendidikan agar pesan kesehatan bisa tersampaikan lebih luas,” tambahnya.
Selain membahas evaluasi program, forum juga menghasilkan rencana tindak lanjut untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemantapan jadwal kegiatan lapangan, penguatan edukasi masyarakat, hingga penegasan peran lintas instansi dalam mendukung setiap program kesehatan.
dr. Safitri menutup kegiatan dengan menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam melayani masyarakat.
“Kami ingin Puskesmas Blega hadir bukan hanya sebagai tempat berobat, tapi juga mitra masyarakat dalam mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan kolaborasi lintas sektor, kita optimistis bisa memberikan layanan terbaik bagi warga Blega,” pungkasnya.(gik)
Editor : Mohammad Sugianto