RadarBangkalan.id - Air bekas mencuci beras selama ini kerap dianggap limbah dapur yang tidak memiliki nilai guna.
Setelah beras dibilas, cairan berwarna putih keruh tersebut biasanya langsung dibuang.
Namun, sejumlah fakta menunjukkan bahwa air cucian beras menyimpan kandungan nutrisi yang bermanfaat, terutama untuk perawatan kecantikan dan kesehatan tubuh.
Secara alami, air beras mengandung pati, vitamin B, serta beberapa mineral yang larut saat proses pencucian.
Kandungan tersebut dinilai dapat memberikan efek positif jika dimanfaatkan secara tepat.
Jika digunakan sebagai kecantikan kulit, air cucian beras kerap dimanfaatkan sebagai pembilas wajah atau masker alami.
Kandungannya dapat membantu memberikan sensasi lembut pada kulit, sementara vitamin yang terkandung di dalamnya dipercaya dapat membantu menjaga kelembapan.
Meski demikian, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing dan tidak menggantikan perawatan medis apabila terdapat masalah kulit tertentu.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, cucilah beras sebanyak 2-3 kali saja dengan air mengalir sambil diaduk perlahan.
Jangan mencuci terlalu berlebihan karena dapat menghilangkan vitamin penting yang terdapat di lapisan luar beras.
Segera gunakan air cucian beras setelah dicuci. Jangan biarkan terlalu lama karena bisa menimbulkan bau tidak sedap akibat fermentasi.
Baca Juga: Virus Nipah Mengintai, BPOM Siapkan Langkah Antisipasi Cegah Pandemi Baru
Dengan demikian, air bekas mencuci beras tidak lagi sekadar limbah rumah tangga. Jika dilakukan pemanfaatan yang tepat, cairan sederhana ini dapat menjadi alternatif perawatan alami yang praktis dan ekonomis. (Farah Arisanti)
Editor : Ina Herdiyana