RadarBangkalan.id - Seorang wanita muda asal Inggris bernama Ellen Swarbrick tidak menyangka wajah bengkak yang dialaminya ternyata menjadi tanda awal gagal ginjal kronis stadium lanjut.
Perempuan berusia 28 tahun asal Wilmslow, Cheshire, itu awalnya mengira pembengkakan pada wajahnya hanya akibat alergi musiman atau hay fever.
Baca Juga: Benarkah Nyeri Leher Belakang Tanda Kolesterol Tinggi? Dokter Buka Suara
Gejala tersebut mulai muncul pada musim semi 2022. Ellen pun mencoba mengatasinya dengan mengonsumsi antihistamin karena merasa pembengkakan mereda pada malam hari.
“Saya pikir itu hay fever karena saat itu musim panas. Bengkaknya biasanya turun saat malam,” kata Ellen, dikutip dari The Sun.
Baca Juga: Wanita Bekasi Alami Gagal Ginjal Stadium 5 Meski Rajin Minum Air Putih, Ternyata Ini Pemicunya
Namun, kondisi tersebut ternyata disebabkan penumpukan cairan dalam tubuh akibat fungsi ginjal yang mulai terganggu.
Wajah Bengkak Jadi Tanda Awal
Ellen menjelaskan bahwa pembengkakan pada wajah terjadi karena cairan dalam tubuh berpindah posisi saat ia berbaring.
Baca Juga: Australia Darurat Difteri, Lebih dari 220 Kasus Tercatat pada 2026
“Ketika tidur datar, cairan menumpuk di wajah. Saat saya berdiri, cairannya bergerak turun ke tubuh,” ujarnya.
Baca Juga: Daya Tahan Tubuh Lemah? Ini 11 Cara Alami Meningkatkan Imun
Selain wajah bengkak, Ellen mulai mengalami kelelahan ekstrem. Ia mengira kondisi itu hanya akibat pekerjaan baru yang padat.
Namun lama-kelamaan, tubuhnya terasa jauh lebih lelah dari biasanya hingga kesulitan bangun pagi untuk berolahraga sebelum bekerja.
“Saya pikir saya malas, padahal sebenarnya tingkat kelelahan yang saya alami sudah tidak normal,” katanya.
Baca Juga: Nafsu Makan Sulit Dikontrol? Ini 10 Cara Efektif Menurunkannya
Mual hingga Kaki Bengkak
Tak hanya mudah lelah, Ellen juga mulai mengalami kondisi tubuh yang semakin aneh.
Ia mengaku mengalami hangover berat meski hanya minum sedikit alkohol bersama teman-temannya.
“Saya bisa muntah keesokan harinya hanya setelah minum beberapa gelas wine,” ujarnya.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis di Bangkalan Disorot, Makanan Balita Baru Tiba Sore Hari
Sekitar satu setengah tahun setelah gejala pertama muncul, kondisinya semakin memburuk. Ellen mulai:
- Lebih sering buang air kecil
- Sulit bangun dari tempat tidur
- Mengalami gejala seperti flu
- Pergelangan kaki membengkak
- Penglihatan menjadi kabur
Saat melakukan perjalanan kerja pada Juli 2024, Ellen menyadari pergelangan kakinya membengkak. Ia sempat mengira kondisi itu hanya akibat terlalu lama duduk saat cuaca panas.
Namun ketika penglihatannya mulai kabur, Ellen akhirnya memutuskan mencari bantuan medis.
Baca Juga: Video “Guru Bahasa Inggris vs Murid” Viral di TikTok dan X, Benarkah Ada Part 2 di Telegram?
Dokter kemudian menemukan tekanan darah Ellen sangat tinggi sebelum akhirnya merujuknya ke bangsal ginjal di Guy’s Hospital, London.
Didiagnosis Gagal Ginjal Stadium 4
Di rumah sakit, dokter mendiagnosis Ellen mengidap gagal ginjal kronis stadium empat.
Penyakit ginjal kronis merupakan kondisi ketika ginjal kehilangan kemampuan menyaring limbah dan cairan dalam tubuh secara perlahan.
Kondisi ini bisa dipicu oleh:
- Hipertensi
- Diabetes
- Kolesterol tinggi
- Batu ginjal
- Infeksi ginjal
- Penggunaan obat antiinflamasi jangka panjang
Meski lebih sering terjadi pada usia lanjut, penyakit ini juga dapat menyerang usia muda.
Baca Juga: Chelsea Tundukkan Tottenham Hotspur 2-1, Asa ke Eropa Tetap Hidup hingga Pekan Terakhir
Dokter kemudian menemukan penyebab utama penyakit Ellen adalah kondisi autoimun bernama IgA nephropathy.
Gangguan ini terjadi ketika antibodi menumpuk di ginjal dan menyebabkan peradangan yang merusak fungsi organ tersebut.
Baca Juga: Arsenal Resmi Juara Premier League Setelah Bournemouth Tahan Manchester City 1-1
Berakhir dengan Transplantasi Ginjal
Kondisi Ellen terus memburuk hingga memasuki gagal ginjal stadium lima pada akhir 2024.
Dokter menyatakan ia membutuhkan transplantasi ginjal untuk bertahan hidup.
Beruntung, ibunya, Kathryn Patrick, ternyata cocok menjadi donor ginjal dengan tingkat kecocokan mencapai 80 persen.
Kathryn akhirnya mendonorkan ginjalnya kepada Ellen pada Mei 2025.
“Ibu benar-benar mengubah hidup saya,” kata Ellen haru.
Jangan Abaikan Gejala Ringan
Kisah Ellen menjadi pengingat penting bahwa gejala yang tampak ringan tidak selalu bisa dianggap sepele.
Baca Juga: Wartawan Bangkalan Diancam Dibunuh Lewat WhatsApp usai Soroti Dugaan Pemotongan Dana PIP
Beberapa tanda awal gangguan ginjal yang perlu diwaspadai meliputi:
- Wajah atau kaki membengkak
- Mudah lelah
- Tekanan darah tinggi
- Mual berkepanjangan
- Penglihatan kabur
- Perubahan frekuensi buang air kecil
Pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting untuk mendeteksi kerusakan ginjal lebih dini sebelum berkembang menjadi gagal ginjal stadium lanjut.
Editor : Ubaidillah