News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Rahasia Umur Panjang Para Ahli, Rutin Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini

Ubaidillah • Jumat, 22 Mei 2026 | 05:57 WIB
Foto ilustrasi: Getty Images/Ivan Pantic
Foto ilustrasi: Getty Images/Ivan Pantic

 

RadarBangkalan.id - Pola makan sehat menjadi salah satu kunci utama menjaga tubuh tetap bugar dan memperpanjang usia. Menariknya, para pakar longevity atau ahli panjang umur ternyata memiliki kebiasaan makan yang relatif mirip.

Mulai dari dokter hingga ahli gizi, mereka rutin mengonsumsi makanan kaya serat, antioksidan, protein, hingga lemak sehat untuk menjaga kesehatan tubuh seiring bertambahnya usia.

Baca Juga: Sering Wajah Bengkak dan Mudah Lelah? Bisa Jadi Tanda Gagal Ginjal Kronis

Berikut lima jenis makanan yang paling sering dikonsumsi para pakar panjang umur.

1. Ikan Berlemak

Dokter ahli panjang umur lulusan Stanford University, Hillary Lin, MD, rutin mengonsumsi ikan berlemak untuk membantu menekan peradangan dan menjaga kesehatan sel tubuh.

Menurutnya, ikan berlemak merupakan sumber omega-3 terbaik yang sangat penting untuk kesehatan jantung dan otak.

Baca Juga: Benarkah Nyeri Leher Belakang Tanda Kolesterol Tinggi? Dokter Buka Suara

“Omega-3 (EPA/DHA) adalah komponen makanan nomor satu saya untuk menurunkan peradangan dan menjaga kesehatan sel,” ujar Lin, dikutip dari Eating Well.

Ia menggunakan istilah “SMASH” untuk memilih jenis ikan terbaik, yaitu:

Kelima jenis ikan tersebut dikenal kaya omega-3 dan rendah kandungan merkuri.

Lin bahkan mengaku rutin menyimpan stok ikan kalengan berkualitas tinggi di rumah demi kepraktisan konsumsi sehari-hari.

Baca Juga: Wanita Bekasi Alami Gagal Ginjal Stadium 5 Meski Rajin Minum Air Putih, Ternyata Ini Pemicunya

2. Sayuran Hijau

Sayuran hijau juga menjadi makanan wajib bagi para pakar longevity.

Ahli diet Melanie Murphy Richter, MS, RDN, mengatakan sayuran hijau kaya nutrisi penting yang membantu memperbaiki sel tubuh sekaligus menjaga kesehatan pembuluh darah.

Kandungan nitrat alami dalam sayuran hijau membantu meningkatkan produksi oksida nitrat yang berperan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Baca Juga: Australia Darurat Difteri, Lebih dari 220 Kasus Tercatat pada 2026

“Oksida nitrat membantu meningkatkan kesehatan pembuluh darah, yang penting untuk umur panjang,” jelas Lin.

Beberapa sayuran hijau yang direkomendasikan antara lain:

Sayuran dapat dikonsumsi mentah sebagai salad atau ditumis ringan menggunakan minyak zaitun dan bawang putih.

3. Makanan Fermentasi

Makanan fermentasi seperti yogurt, kimchi, dan miso juga rutin masuk menu harian para ahli kesehatan.

Dokter pengobatan fungsional Meena Malhotra, MD, mengaku rutin mengonsumsi yogurt beberapa kali dalam seminggu.

“Makanan fermentasi sangat baik untuk kekebalan tubuh, metabolisme, dan kesehatan otak,” ujarnya.

Menurut Richter, makanan fermentasi membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus yang berkaitan erat dengan:

Baca Juga: Australia Darurat Difteri, Lebih dari 220 Kasus Tercatat pada 2026

4. Kacang dan Biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian menjadi sumber lemak sehat favorit para pakar panjang umur.

Malhotra rutin mengonsumsi:

Sementara Richter menambahkan konsumsi:

Makanan tersebut mengandung kombinasi protein nabati, serat, mineral, dan lemak sehat yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.

Baca Juga: Daya Tahan Tubuh Lemah? Ini 11 Cara Alami Meningkatkan Imun

Penelitian tahun 2022 bahkan menunjukkan konsumsi segenggam kacang dan biji-bijian setiap hari berkaitan dengan penurunan risiko kematian hingga 22 persen.

Kacang dan biji-bijian bisa ditambahkan ke salad, yogurt, oatmeal, atau smoothie.

Baca Juga: Nafsu Makan Sulit Dikontrol? Ini 10 Cara Efektif Menurunkannya

5. Buah Beri

Buah beri menjadi salah satu makanan utama yang rutin dikonsumsi para ahli longevity karena kaya antioksidan dan polifenol.

Kandungan tersebut membantu melawan stres oksidatif yang menjadi salah satu penyebab utama penuaan.

“Saya selalu mencoba memasukkan buah beri karena kandungan polifenolnya membantu mengurangi stres oksidatif,” kata Malhotra.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis di Bangkalan Disorot, Makanan Balita Baru Tiba Sore Hari

Jenis buah beri yang umum dikonsumsi antara lain:

Lin menambahkan bahwa buah beri beku maupun freeze dried tetap memiliki manfaat kesehatan yang baik.

Baca Juga: Video “Guru Bahasa Inggris vs Murid” Viral di TikTok dan X, Benarkah Ada Part 2 di Telegram?

Berbagai penelitian menunjukkan buah beri dapat membantu menjaga fungsi otak serta menurunkan risiko penyakit jantung, gangguan metabolik, hingga beberapa jenis kanker.

Pola Makan Sehat Jadi Kunci

Kebiasaan makan para pakar longevity menunjukkan bahwa pola makan sehat tidak harus rumit.

Konsumsi makanan alami yang kaya nutrisi, serat, antioksidan, dan lemak sehat secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Editor : Ubaidillah
#makanan panjang umur #omega-3 #sayuran hijau #antioksidan #kesehatan