News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Lagu Viral Bikin Ketagihan? Dokter Jiwa Jelaskan Efek Earworm pada Otak

Ubaidillah • Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:19 WIB
Foto ilustrasi: Getty Images/Ratchanee Panchampa
Foto ilustrasi: Getty Images/Ratchanee Panchampa

 

RadarBangkalan.id - Lagu "My Little Bolu Ketan" belakangan ramai digunakan dalam berbagai konten media sosial, khususnya di TikTok. Melodi dan liriknya yang sederhana membuat banyak warganet mengaku lagu tersebut terus terngiang di kepala bahkan setelah berhenti mendengarkannya.

Fenomena ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah dalam dunia psikologi dan ilmu saraf.

Baca Juga: Kenapa Pelari Sering Kebelet BAB Saat Race? Ini Penjelasan Dokter Olahraga

Dokter spesialis kedokteran jiwa, Lahargo Kembaren, menjelaskan kondisi tersebut dikenal dengan istilah earworm atau Involuntary Musical Imagery (IMI).

"Ini adalah kondisi ketika potongan lagu, melodi, atau lirik muncul berulang kali di pikiran tanpa disengaja," jelas dr Lahargo.

Baca Juga: Viral Wanita Kena Kanker Kulit Usai 18 Tahun Pakai UV Nail Lamp, Ini Kata Dokter

Apa Itu Earworm?

Earworm merupakan fenomena ketika otak secara otomatis memutar ulang bagian tertentu dari sebuah lagu, meskipun musik tersebut sudah tidak sedang diperdengarkan.

Baca Juga: PSG vs Arsenal Live di SCTV dan Vidio, Simak Jadwal Final Liga Champions 2026

Kondisi ini sangat umum terjadi dan hampir pernah dialami oleh semua orang. Biasanya, lagu yang mudah menempel di kepala memiliki karakteristik tertentu yang membuat otak lebih mudah mengingatnya.

Mengapa Lagu Viral Mudah Melekat di Ingatan?

Menurut dr Lahargo, otak manusia secara alami dirancang untuk mengenali pola dan menyimpan informasi yang sederhana, berulang, serta memiliki unsur emosional.

Benarkah Makan Daging Kurban Bikin Kentut Lebih Bau? Ini Penjelasan Dokter

Karena itu, banyak lagu viral memiliki beberapa ciri yang sama, yaitu:

Baca Juga: Main HP sampai Larut Malam Bisa Tingkatkan Risiko Hipertensi dan Stroke

Paparan yang terus-menerus melalui TikTok, Instagram Reels, dan platform digital lainnya membuat otak menganggap lagu tersebut sebagai informasi yang penting sehingga lebih mudah tersimpan dalam memori.

Apa yang Terjadi di Dalam Otak?

Saat seseorang mendengarkan musik, beberapa bagian otak bekerja secara bersamaan.

Baca Juga: Kisah Aubrey Hasley, Usia 22 Tahun Alami Stroke Diawali Telinga Berdenging

Korteks auditori bertugas memproses suara yang didengar. Sementara itu, hippocampus berperan dalam pembentukan memori dan amigdala membantu menghubungkan musik dengan emosi.

Baca Juga: Kulit Sering Gatal dan Badan Linu, Apakah Tanda Imun Tubuh Bermasalah?

Selain itu, sistem dopamin di otak juga ikut aktif ketika seseorang menikmati musik. Dopamin dikenal sebagai neurotransmiter yang berhubungan dengan rasa senang, motivasi, dan penghargaan.

Menurut dr Lahargo, ketika lagu yang sama diputar berulang kali, jalur saraf tertentu menjadi semakin kuat sehingga otak cenderung memutar ulang lagu tersebut secara otomatis.

"Ibaratnya lagunya sudah selesai diputar, tetapi otak masih menekan tombol replay," ujarnya.

Apakah Earworm Termasuk Kecanduan?

Dr Lahargo menegaskan bahwa earworm bukanlah gangguan mental dan umumnya tidak berbahaya.

Meski mekanismenya memiliki kemiripan dengan proses kecanduan ringan karena melibatkan sistem dopamin dan paparan berulang, kondisi ini berbeda dengan kecanduan yang sesungguhnya.

Pada sebagian besar orang, earworm akan berkurang dan menghilang dengan sendirinya ketika frekuensi mendengar lagu tersebut menurun.

Karena itu, tidak perlu khawatir jika sesekali mengalami lagu yang terus terngiang di kepala. Fenomena ini merupakan respons normal otak terhadap musik yang menarik perhatian dan sering didengar.

Editor : Ubaidillah
#fenomena lagu viral #my little bolu ketan #earworm #kecanduan musik #media sosial