News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Nasi Goreng Memang Mengenyangkan, Tapi Apakah Nutrisinya Sudah Cukup? Ini Kata Dokter Gizi

Ubaidillah • Senin, 1 Juni 2026 | 07:36 WIB
Nasi goreng. Foto: Getty Images/CHALLA
Nasi goreng. Foto: Getty Images/CHALLA

 

RadarBangkalan.id - Nasi goreng menjadi salah satu menu favorit masyarakat Indonesia karena praktis dan mengenyangkan. Namun, menurut dokter spesialis gizi klinik dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, SpGK, rasa kenyang tidak selalu berarti kebutuhan nutrisi tubuh telah terpenuhi dengan baik.

Dr Diana menjelaskan bahwa nilai gizi suatu makanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga oleh komposisi nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Baca Juga: Orang Indonesia Dinilai Terlalu Banyak Konsumsi Karbohidrat, Asupan Protein Sering Terlupakan

Menurutnya, nasi goreng yang umum dikonsumsi masyarakat biasanya hanya dilengkapi dengan sebutir telur ceplok dan beberapa sendok tempe orek. Komposisi tersebut belum tentu mampu memenuhi kebutuhan gizi harian secara optimal.

"Kalau kita bicara nutrisi, yang penting bukan hanya jumlah makanan, tetapi juga komposisinya," ujar dr Diana dalam talkshow bersama Frisian Flag, Jumat (29/5/2026).

Menu Sehat Harus Mengandung Makronutrien dan Mikronutrien

Dr Diana menegaskan bahwa pola makan sehat harus memenuhi kebutuhan makronutrien dan mikronutrien secara seimbang.

Baca Juga: Kenkulus Viral Disebut Balita Genius, Ini Menu Makanan Favorit yang Dikonsumsi Sejak Kecil

Makronutrien merupakan zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar. Kelompok ini terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak sehat yang berfungsi sebagai sumber energi sekaligus mendukung berbagai proses biologis tubuh.

Karbohidrat memang penting sebagai sumber energi utama. Namun, protein juga memiliki peran yang tidak kalah penting karena menjadi bahan dasar pembentukan sel-sel tubuh, jaringan, otot, hingga berbagai organ.

Selain makronutrien, tubuh juga membutuhkan mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Meskipun dibutuhkan dalam jumlah kecil, mikronutrien berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh agar tetap berjalan optimal.

"Nutrisi mikro ini yang sering kali terlewat dalam pola makan sehari-hari," jelasnya.

Baca Juga: Viral Wanita Kena Kanker Kulit Diduga Akibat Manicure UV, Dokter Bagikan Tips Aman

Protein Kerap Dianggap Pelengkap Padahal Sangat Penting

Dr Diana menilai salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah menjadikan karbohidrat sebagai fokus utama dalam menu makan. Banyak orang memperbanyak porsi nasi agar merasa kenyang, sementara protein hanya dianggap sebagai pelengkap.

Padahal, protein memiliki fungsi vital sebagai bahan pembentuk atau building blocks bagi sel-sel tubuh. Kekurangan protein dapat memengaruhi berbagai aspek kesehatan, termasuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.

"Kalau kita bicara bahan pembentuk sel tubuh, semuanya berasal dari protein. Ini yang sering terlupakan," tegas dr Diana.

Baca Juga: Kenapa Pelari Sering Mules Sebelum Race? Dokter Ungkap Penyebabnya

Nutrisi Berkualitas Penting Sejak Masa Kehamilan

Lebih jauh, dr Diana menjelaskan bahwa kualitas nutrisi yang diterima seseorang bahkan sudah mulai berpengaruh sejak masa dalam kandungan.

Asupan makanan yang dikonsumsi ibu hamil berperan penting dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan. Nutrisi yang baik tidak hanya mendukung pertumbuhan fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan kecerdasan, kemampuan emosional, dan aspek psikososial anak.

Baca Juga: Gejala Stroke pada Anak Muda Kerap Tak Disadari, Ini Tanda-Tandanya

Menurutnya, pemenuhan gizi yang seimbang sejak kehamilan menjadi investasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Editor : Ubaidillah
#kolom gizi #nasi goreng dan kebutuhan nutrisi #nutrisi #telur ceplok #nasi goreng