RadarBangkalan.id – Momen Idul Adha identik dengan berbagai hidangan berbahan daging kurban yang menggugah selera. Mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga rendang kerap menjadi menu favorit keluarga.
Namun, konsumsi daging dalam jumlah berlebihan tanpa diimbangi makanan lain dapat membuat tubuh terasa kurang nyaman, seperti perut begah, kembung, atau sulit buang air besar.
Di tengah beragam hidangan daging tersebut, timun menjadi salah satu pelengkap yang direkomendasikan.
Baca Juga: Penganiayaan Guru Tugas di Sampang Berlanjut, Terdakwa dan JPU Kompak Ajukan Banding
Timun mengandung sekitar 95 persen air yang berperan penting dalam menjaga hidrasi tubuh.
Setelah mengonsumsi makanan berbahan daging yang umumnya kaya protein dan terkadang tinggi garam, tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup untuk membantu proses metabolisme.
Hal itu yang membuat kandungan air dalam timun dapat menjadi tambahan yang baik untuk memenuhi kebutuhan cairan harian.
Selain itu, timun juga mengandung serat yang bermanfaat bagi sistem pencernaan.
Baca Juga: Ratusan SD di Bangkalan Butuh Perbaikan, APBN Baru Turun untuk Dua Sekolah
Daging merupakan sumber protein yang sangat baik, tetapi tidak mengandung serat.
Risiko gangguan pencernaan seperti sembelit dapat meningkat jika tidak diimbangi dengan serat yang cukup.
Serat dalam timun membantu memperlancar pergerakan usus sehingga sistem pencernaan dapat bekerja lebih baik.
Manfaat lain yang dimiliki timun adalah kandungan kalori yang rendah. Dalam jumlah yang sama, timun memiliki kalori jauh lebih sedikit dibandingkan makanan berlemak.
Timun juga mengandung sejumlah vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan tersebut membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian.
Meski demikian, penting untuk dipahami bahwa timun bukanlah penawar kolesterol maupun asam urat secara instan setelah makan daging.
Manfaat utamanya lebih kepada membantu menjaga keseimbangan pola makan melalui kandungan air, serat, dan nutrisinya.
Menjadikan timun sebagai lalapan, acar, atau campuran salad bisa menjadi langkah sederhana untuk melengkapi sajian daging.
Meski terlihat sederhana, kebiasaan ini dapat membantu tubuh memperoleh asupan nutrisi yang lebih beragam dan menjaga kenyamanan pencernaan setelah menyantap hidangan daging kurban. (Farah Arisanti)
Editor : Ina Herdiyana