News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Raffi Ahmad Jalani Operasi Benjolan Bahu, Kenali Apa Itu Lipoma dan Gejalanya

Ubaidillah • Jumat, 5 Juni 2026 | 06:26 WIB
Raffi Ahmad usai menjalani operasi (Foto: Instagram @raffinagita1717)
Raffi Ahmad usai menjalani operasi (Foto: Instagram @raffinagita1717)

 

RadarBangkalan.id - Selebritis Raffi Ahmad mengungkap alasan dirinya menjalani tindakan operasi beberapa waktu lalu. Melalui akun media sosial pribadinya, Raffi menjelaskan bahwa operasi dilakukan karena adanya benjolan yang muncul di area bahu.

Menurut Raffi, hasil pemeriksaan dokter menunjukkan benjolan tersebut kemungkinan mengarah pada lipoma, kista, atau jenis benjolan jinak lainnya.

Baca Juga: Pria Ini Nekat Buka 'Pabrik Sperma' Ilegal di Media Sosial, Klaim Sudah Punya 180 Anak

"Beberapa waktu terakhir banyak yang bertanya tentang benjolan di area bahu saya. Dari hasil pemeriksaan, kemungkinan mengarah pada lipoma (penumpukan jaringan lemak), kista, atau benjolan jinak lainnya," tulis Raffi.

Ia menambahkan ukuran benjolan tersebut diperkirakan mencapai 5 hingga 6 sentimeter ke dalam jaringan sehingga perlu mendapatkan pemantauan dan penanganan medis sesuai rekomendasi dokter.

Selain membagikan kondisi kesehatannya, Raffi juga mengingatkan masyarakat untuk rutin menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit.

Apa Itu Lipoma?

Lipoma merupakan benjolan yang terbentuk akibat penumpukan jaringan lemak di bawah kulit. Kondisi ini biasanya muncul di antara lapisan kulit dan otot.

Lipoma dapat ditemukan di berbagai bagian tubuh, seperti:

Baca Juga: Bocah 7 Tahun Kena Gagal Ginjal Stadium 5, Awalnya Dikira Penyakit Biasa

Pada umumnya, lipoma tumbuh secara perlahan dan tidak menimbulkan keluhan berarti. Benjolan ini biasanya terasa lunak saat disentuh dan dapat digerakkan dengan mudah ketika ditekan menggunakan jari.

Baca Juga: Viral Tren Strava Fridge, Profesor IPB Ungkap Bahaya Sering Buka-Tutup Kulkas Minimarket

Apakah Lipoma Berbahaya?

Lipoma termasuk tumor jinak yang cukup sering ditemukan pada orang dewasa, terutama pada kelompok usia 40 hingga 60 tahun.

Sebagian besar kasus lipoma tidak berbahaya dan tidak berkembang menjadi kanker. Karena sifatnya jinak, banyak penderita tidak memerlukan pengobatan khusus.

Namun, tindakan operasi dapat dipertimbangkan apabila:

Baca Juga: Waspadai 5 Gejala Kanker Darah di Kulit yang Sering Dianggap Sepele

Penyebab Lipoma

Hingga saat ini penyebab pasti munculnya lipoma belum diketahui secara pasti. Meski demikian, terdapat beberapa faktor yang diyakini dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi ini, antara lain:

Bagaimana Penanganannya?

Metode penanganan yang paling umum dilakukan adalah operasi pengangkatan benjolan. Prosedur ini bertujuan menghilangkan jaringan lemak yang menumpuk sehingga benjolan tidak lagi mengganggu.

Pada sebagian besar kasus, lipoma yang telah diangkat melalui operasi jarang tumbuh kembali.

Baca Juga: Susah BAB Selama 23 Tahun, Hasil Rontgen Wanita Taiwan Ini Bikin Merinding

Meski lipoma umumnya tidak berbahaya, dokter tetap menyarankan pemeriksaan lebih lanjut terhadap setiap benjolan yang muncul pada tubuh. Langkah ini penting untuk memastikan benjolan tersebut benar-benar bersifat jinak dan bukan bagian dari kondisi medis yang lebih serius.

Editor : Ubaidillah
#lipoma #benjolan jinak #tumor jinak #penyebab lipoma #raffi ahmad