News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Alasan Prabowo Pilih Nanik Deyang Jadi Kepala BGN, Dinilai Tegas Kawal Program MBG

Ubaidillah • Senin, 8 Juni 2026 | 14:21 WIB
Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

 

RadarBangkalan.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin (8/6/2026). Nanik ditunjuk menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya dicopot bersama dua pimpinan BGN lainnya.

Pemerintah mengungkapkan bahwa pemilihan Nanik didasarkan pada rekam jejaknya yang dinilai tegas dan disiplin dalam mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: BPOM Gerebek Gudang Kosmetik Ilegal di Tangerang, Nilainya Capai Rp 27,6 Miliar

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap kualitas pelaksanaan program MBG, termasuk pengawasan terhadap standar makanan yang diterima masyarakat.

"Kedisiplinan di dalam menjalankan manajemen di Badan Gizi Nasional, kedisiplinan juga di dalam menjaga kualitas makanan yang kita sajikan kepada seluruh penerima manfaat," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dinilai Konsisten Mengawasi Program MBG

Menurut Prasetyo, hasil evaluasi dan monitoring pemerintah menunjukkan Nanik merupakan salah satu pejabat yang konsisten memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga: Christian Eriksen Ambruk di Tengah Pertandingan, Dokter Tim Sebut ICD Berfungsi Normal

Ketegasan dalam menjalankan tugas serta pengawasan terhadap kualitas program menjadi faktor utama yang dipertimbangkan Presiden dalam memilih pimpinan baru BGN.

"Dalam evaluasi dan monitoring, beliau salah satu yang cukup, kalau boleh dibilang sangat strict, sangat tegas," ujar Prasetyo.

Pemerintah berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat tata kelola lembaga sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.

Baca Juga: Anak Usia Berapa Boleh Diberi Susu Formula? Ini Kata Prof Rini Sekartini

Fokus Perbaikan Tata Kelola BGN

Selain menjaga kualitas makanan, Nanik dinilai memiliki kemampuan untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Prasetyo mengatakan pemerintah meminta pimpinan baru BGN segera melakukan pembenahan internal agar program dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.

Baca Juga: Sering Kerja di Kafe Sambil Bawa Laptop? Waspada Saraf Kejepit Mengintai

"Dengan pengalaman dan karakter kepemimpinan beliau, kami minta untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan dan pembenahan-pembenahan di Badan Gizi Nasional," lanjutnya.

Dua Wakil Kepala Baru Juga Dilantik

Dalam pelantikan yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Nanik akan didampingi dua wakil kepala BGN yang baru, yakni Trenggono dan Agustina Arumsari.

Menurut Prasetyo, secara administratif ketiganya sebenarnya telah sah menjabat sejak Keputusan Presiden (Keppres) diterbitkan beberapa hari sebelumnya. Namun, pelantikan resmi baru dilaksanakan setelah mereka diberi waktu untuk melakukan konsolidasi internal.

Baca Juga: Gula Aren vs Gula Pasir, Kemenkes Ungkap Fakta yang Sering Disalahpahami

Gantikan Pimpinan Lama yang Dicopot

Sebelumnya, Presiden Prabowo mencopot Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, serta mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dari jabatannya.

Sehari setelah pencopotan tersebut, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dan langsung menjalani proses penahanan.

Pergantian pimpinan BGN menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang dalam beberapa waktu terakhir mendapat sorotan terkait kualitas makanan dan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Baca Juga: Telur Ceplok vs Telur Dadar Campur Tepung, Mana Lebih Bergizi untuk Anak?

Editor : Ubaidillah
#nanik sudaryati #Kepala BGN #Prabowo Subianto #kualitas makanan #badan gizi nasional