News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Usia 80 Tahun, Ini Perubahan Tubuh Donald Trump yang Mulai Terjadi pada Lansia

Ubaidillah • Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:50 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein)

 

RadarBangkalan.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memasuki usia 80 tahun pada 14 Juni. Usia tersebut membuatnya menjadi salah satu tokoh politik tertua yang pernah berada di posisi puncak pemerintahan Amerika Serikat.

Di tengah aktivitas politik yang masih padat, kondisi fisik Trump turut menjadi perhatian publik. Beberapa tanda seperti kaki yang tampak membengkak dan memar pada tangan sempat memicu pembahasan mengenai kondisi kesehatan seseorang ketika memasuki usia kepala delapan.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Kenali Perbedaan Susu UHT, Susu Bubuk, dan Susu Kental Manis

Meski begitu, proses penuaan setiap orang berbeda-beda. Faktor genetik, gaya hidup, pola makan, serta akses terhadap layanan kesehatan dapat memengaruhi kondisi tubuh seseorang saat lanjut usia.

Riwayat Kesehatan Donald Trump

Berdasarkan laporan medis yang pernah dipublikasikan, Donald Trump diketahui memiliki beberapa kondisi kesehatan yang terus dipantau, di antaranya:

Kondisi tersebut bukan hal yang jarang ditemukan pada kelompok usia lanjut. Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan biologis yang dapat memengaruhi fungsi organ.

Baca Juga: Pola Makan Ketat Cristiano Ronaldo Tanpa Cheat Day, Ini Dampak Positif dan Risikonya

Perubahan Tubuh yang Umum Terjadi di Usia 80 Tahun

1. Fungsi Otak Mengalami Penurunan

Memasuki usia lanjut, otak secara alami mengalami perubahan. Volume dan berat otak manusia dapat berkurang secara perlahan seiring bertambahnya usia.

Dampaknya, beberapa kemampuan kognitif seperti mengingat nama, menemukan kata tertentu, atau memproses informasi dapat membutuhkan waktu lebih lama.

Namun, tidak semua lansia mengalami penurunan fungsi otak yang sama. Sebagian orang yang dikenal sebagai "super-agers" tetap memiliki kemampuan memori yang sangat baik meski telah melewati usia 80 tahun.

Baca Juga: Ciri-Ciri Jamu Asli Vs Oplosan, Kenali Sebelum Dikonsumsi agar Tidak Tertipu

2. Pembuluh Darah Menjadi Lebih Kaku

Penuaan juga berpengaruh terhadap sistem kardiovaskular. Pembuluh darah arteri cenderung kehilangan elastisitas sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti:

Baca Juga: Dapur MBG Bakal Dibagi Kelas A, B, C, Insentif SPPG Tidak Lagi Sama

Karena itu, menjaga tekanan darah, kadar kolesterol, dan tetap aktif bergerak menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung saat usia lanjut.

3. Massa Otot dan Kepadatan Tulang Menurun

Saat memasuki usia 80 tahun, kekuatan otot dan kepadatan tulang umumnya mengalami penurunan.

Perubahan tersebut dapat menyebabkan lansia lebih mudah kehilangan keseimbangan dan meningkatkan risiko jatuh atau mengalami patah tulang.

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, latihan keseimbangan, serta olahraga sesuai kemampuan dapat membantu mempertahankan fungsi tubuh.

Baca Juga: Aneh tapi Nyata, Pria Ini Punya Otak Sangat Kecil Akibat Hidrosefalus namun Tetap Bisa Bekerja

Cara Menjaga Kesehatan di Usia Lanjut

Para ahli kesehatan menyarankan beberapa kebiasaan untuk menjaga kualitas hidup saat memasuki usia tua, seperti:

Baca Juga: Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Ternyata Bisa Beri 5 Manfaat Besar untuk Tubuh

Usia 80 tahun tidak selalu berarti kehilangan kemampuan fisik secara drastis. Dengan perawatan kesehatan yang tepat, banyak orang tetap dapat menjalani aktivitas secara mandiri dan produktif di masa lanjut usia.

Editor : Ubaidillah
#ulang tahun ke-80 #kesehatan lansia #penuaan #perubahan fisik #donald trump