RadarBangkalan.id - Mata kedutan masih sering dikaitkan dengan berbagai mitos di masyarakat. Salah satu kepercayaan yang cukup populer menyebutkan bahwa mata kedutan menjadi pertanda seseorang akan mendapatkan uang atau keberuntungan.
Namun, dari sisi medis, anggapan tersebut tidak memiliki dasar ilmiah. Mata kedutan umumnya terjadi akibat kondisi yang jauh lebih sederhana, seperti mata lelah, kurang tidur, atau terlalu lama menatap layar digital.
Baca Juga: Kanker Usus Buntu Meningkat pada Generasi Muda, Risiko Milenial hingga 4 Kali Lipat Lebih Tinggi
Spesialis mata Mayapada Eye Centre, dr Ucok P Pasaribu, SpM(K), menjelaskan bahwa kedutan pada mata yang sering dialami masyarakat biasanya berkaitan dengan kelelahan pada mata.
"Kalau kedutan yang secara umum, yang sering terjadi, itu karena mata lelah, terlalu lama terbuka kelopak matanya, kurang istirahat, screen time," ujar dr Ucok.
Penyebab Mata Kedutan yang Sering Terjadi
Dalam istilah medis, mata kedutan dikenal sebagai myokymia, yaitu kontraksi kecil yang terjadi secara tidak sadar pada otot kelopak mata.
Beberapa penyebab umum mata kedutan antara lain:
• Kurang tidur atau kurang istirahat.
Baca Juga: Pelari Marathon Kolaps hingga Cuci Darah, Kenali Bahaya Rhabdomyolysis Akibat Olahraga Ekstrem
• Mata terlalu lama bekerja, terutama saat menggunakan komputer atau ponsel.
• Durasi screen time yang berlebihan.
• Stres dan kelelahan fisik.
• Mata mengalami ketegangan akibat aktivitas jarak dekat dalam waktu lama.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Kenali Perbedaan Susu UHT, Susu Bubuk, dan Susu Kental Manis
Menurut dr Ucok, kondisi ini sering terjadi pada orang yang memiliki aktivitas padat, terutama mereka yang bekerja berjam-jam di depan laptop.
Mata Kedutan Bisa Berkaitan dengan Gangguan Saraf, Tapi Jarang
Selain faktor kelelahan, mata kedutan juga bisa disebabkan oleh gangguan tertentu pada sistem saraf.
Namun, kondisi tersebut tergolong jarang terjadi dibandingkan penyebab umum seperti kurang tidur atau terlalu lama menggunakan perangkat digital.
"Kalau kedutan yang lain, ada penyakit yang mengganggu saraf tepi yang bisa saja membuat kedutan itu, tapi itu jarang," jelas dr Ucok.
Baca Juga: Pola Makan Ketat Cristiano Ronaldo Tanpa Cheat Day, Ini Dampak Positif dan Risikonya
Karena itu, masyarakat tidak perlu langsung mengaitkan mata kedutan dengan tanda penyakit serius. Namun, pemeriksaan medis tetap diperlukan jika kedutan berlangsung lama atau disertai keluhan lain.
Cara Mengurangi Mata Kedutan
Untuk mengatasi mata kedutan akibat kelelahan, beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu, seperti:
Baca Juga: Ciri-Ciri Jamu Asli Vs Oplosan, Kenali Sebelum Dikonsumsi agar Tidak Tertipu
• Tidur cukup setiap hari.
• Mengurangi waktu menatap layar.
• Memberikan jeda saat bekerja menggunakan komputer atau ponsel.
• Mengistirahatkan mata secara berkala.
• Menghindari aktivitas yang membuat mata terus bekerja tanpa jeda.
Baca Juga: Dapur MBG Bakal Dibagi Kelas A, B, C, Insentif SPPG Tidak Lagi Sama
Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah aturan 20-20-20, yaitu mengalihkan pandangan selama 20 detik untuk melihat objek sejauh 20 kaki setiap 20 menit saat menggunakan layar.
Pada akhirnya, mata kedutan bukanlah tanda pasti akan mendapatkan uang atau keberuntungan. Kondisi tersebut lebih sering menjadi sinyal bahwa mata membutuhkan waktu untuk beristirahat.
Baca Juga: Aneh tapi Nyata, Pria Ini Punya Otak Sangat Kecil Akibat Hidrosefalus namun Tetap Bisa Bekerja
Editor : Ubaidillah