RadarBangkalan.id - Kecerdasan tidak hanya dimiliki manusia. Di alam liar, berbagai spesies hewan menunjukkan kemampuan luar biasa dalam memecahkan masalah, berkomunikasi, bekerja sama, hingga mengenali lingkungan di sekitarnya.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa beberapa hewan memiliki kemampuan kognitif yang sangat kompleks. Bahkan, dalam kondisi tertentu, kemampuan mereka dapat menyaingi kemampuan berpikir manusia.
Baca Juga: 5 Hewan Paling Cerdas di Dunia, Kemampuan Otaknya Hampir Menyaingi Manusia
Para ilmuwan mengukur kecerdasan hewan melalui berbagai aspek, seperti kemampuan menggunakan alat, mengingat, memahami komunikasi, memecahkan masalah, mengenali diri sendiri, hingga memiliki kecerdasan sosial.
Berikut beberapa hewan dengan tingkat kecerdasan luar biasa.
1. Lebah
Meski memiliki ukuran tubuh kecil, lebah ternyata mempunyai kemampuan otak yang sangat menarik.
Baca Juga: Kanker Usus Besar Meningkat pada Anak Muda, Waspadai 4 Tanda Awalnya
Hewan ini mampu:
- Menghitung.
- Berkomunikasi melalui tarian.
- Memecahkan labirin.
- Mengenali pola.
- Belajar dari pengalaman.
Baca Juga: Pelari Pemula Rentan Alami Rhabdomyolysis, Olahraga Berlebihan Bisa Picu Gagal Ginjal
Penelitian menunjukkan lebah juga memiliki perbedaan perilaku antarindividu yang menyerupai kepribadian.
Lebah mampu melihat cahaya ultraviolet dan cahaya terpolarisasi yang tidak dapat dilihat manusia. Kemampuan tersebut membantu mereka menemukan bunga dan menentukan arah saat mencari makanan.
Baca Juga: Ismael Kone Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Dokter Jelaskan Kenapa Pemain Tak Langsung Merasa Sakit
2. Gorila
Gorila termasuk kelompok kera besar dengan kemampuan kognitif tinggi.
Salah satu gorila terkenal bernama Koko diketahui mampu berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat yang dimodifikasi. Koko disebut memahami lebih dari 2.000 kata yang diucapkan dan menguasai lebih dari 1.000 tanda bahasa isyarat.
Selain kemampuan komunikasi, gorila juga mampu menggunakan alat, memecahkan masalah, dan memiliki daya ingat yang kuat.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B pada 2019 menunjukkan bahwa gorila, orangutan, dan simpanse memiliki kemampuan kognitif yang sangat maju.
Baca Juga: Bukan Pertanda Rezeki, Ini Alasan Mata Sering Kedutan Menurut Dokter Mata
3. Gajah
Gajah dikenal sebagai salah satu hewan darat paling cerdas.
Hewan ini memiliki ukuran otak terbesar dibandingkan mamalia darat lainnya. Gajah juga dikenal memiliki kemampuan mengingat yang kuat, kecerdasan sosial tinggi, dan emosi yang kompleks.
Penelitian tahun 2014 menemukan bahwa gajah Afrika (Loxodonta africana) mampu mengenali tingkat ancaman dari suara manusia berdasarkan faktor seperti usia, jenis kelamin, dan kelompok sosial.
Gajah juga menunjukkan perilaku empati. Mereka hidup dalam kelompok keluarga yang erat, saling membantu saat menghadapi kesulitan, dan menunjukkan tanda-tanda berduka ketika kehilangan anggota kelompok.
Baca Juga: Kanker Usus Buntu Meningkat pada Generasi Muda, Risiko Milenial hingga 4 Kali Lipat Lebih Tinggi
4. Lumba-lumba
Lumba-lumba merupakan salah satu mamalia laut dengan kecerdasan paling tinggi.
Lumba-lumba hidung botol (Tursiops truncatus) diketahui mampu mengenali dirinya sendiri melalui cermin.
Selain itu, hewan ini mampu:
- Memahami konsep tertentu.
- Menggunakan alat.
- Memecahkan masalah.
- Berkomunikasi secara kompleks.
- Menunjukkan emosi.
Beberapa penelitian bahkan menunjukkan lumba-lumba memiliki kemampuan metakognisi, yaitu kemampuan memahami proses berpikirnya sendiri.
Karena kecerdasannya, beberapa lumba-lumba juga pernah dilatih untuk membantu tugas tertentu, termasuk mendeteksi ancaman di area laut.
Baca Juga: Pelari Marathon Kolaps hingga Cuci Darah, Kenali Bahaya Rhabdomyolysis Akibat Olahraga Ekstrem
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Kenali Perbedaan Susu UHT, Susu Bubuk, dan Susu Kental Manis
5. Simpanse
Simpanse (Pan troglodytes) merupakan salah satu hewan dengan hubungan genetik paling dekat dengan manusia.
Pada 1960, simpanse menjadi salah satu hewan pertama yang tercatat mampu menggunakan alat untuk membantu aktivitasnya.
Penelitian selanjutnya menemukan bahwa simpanse memiliki kehidupan sosial yang kompleks, mampu menunjukkan emosi, menggunakan strategi, dan memecahkan masalah.
Dalam beberapa penelitian mengenai memori dan permainan kognitif, simpanse bahkan mampu mengungguli manusia dalam tugas tertentu.
Baca Juga: Pola Makan Ketat Cristiano Ronaldo Tanpa Cheat Day, Ini Dampak Positif dan Risikonya
6. Tikus
Tikus sering mendapat citra negatif karena dianggap sebagai pembawa penyakit. Namun, penelitian menunjukkan hewan ini memiliki kemampuan berpikir yang tinggi.
Tikus mampu:
- Belajar melakukan trik.
- Menyelesaikan teka-teki.
- Mengingat pola.
- Menunjukkan empati.
- Membantu tikus lain yang mengalami kesulitan.
Sebuah penelitian pada 2014 menemukan tikus memiliki kemampuan memahami pola kategori tertentu dan menerapkannya pada situasi baru.
Baca Juga: Ciri-Ciri Jamu Asli Vs Oplosan, Kenali Sebelum Dikonsumsi agar Tidak Tertipu
7. Anjing
Anjing (Canis lupus familiaris) dikenal sebagai salah satu hewan yang paling dekat dengan manusia.
Hewan ini mampu membaca isyarat sosial, memahami kata-kata tertentu, serta merespons emosi manusia.
Baca Juga: Aneh tapi Nyata, Pria Ini Punya Otak Sangat Kecil Akibat Hidrosefalus namun Tetap Bisa Bekerja
Anjing juga diketahui dapat merasakan perubahan kondisi pemiliknya, termasuk ketika manusia mengalami stres atau sakit.
Menurut American Kennel Club, beberapa ras anjing yang dikenal memiliki tingkat kecerdasan tinggi antara lain:
- Border collie.
- Pudel.
- German shepherd.
- Golden retriever.
- Doberman pinscher.
8. Semut
Semut menunjukkan kecerdasan yang berbeda melalui kemampuan bekerja sama dalam koloni.
Koloni semut memiliki sistem sosial yang sangat terorganisasi. Mereka mampu membangun sarang kompleks, membagi pekerjaan, dan bekerja sama tanpa komando pusat.
Penelitian menemukan semut Formica fusca memiliki kemampuan mengingat hingga beberapa hari.
Baca Juga: Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Ternyata Bisa Beri 5 Manfaat Besar untuk Tubuh
Sementara itu, semut Eciton hamatum diketahui mampu membentuk jembatan hidup menggunakan tubuh mereka sendiri untuk membuat jalur lebih efisien saat mencari makanan.
Editor : Ubaidillah