News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bukan Hanya Gatal atau Keputihan, Ini Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Ubaidillah • Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB
Foto: ilustrasi infeksi menular seksual (Getty Images/iStockphoto/jarun011)
Foto: ilustrasi infeksi menular seksual (Getty Images/iStockphoto/jarun011)

 

RadarBangkalan.id - Infeksi Menular Seksual (IMS) menjadi salah satu masalah kesehatan yang masih banyak terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Penyakit ini dapat menyerang pria maupun wanita, tetapi sering kali terlambat diketahui karena sebagian besar IMS tidak selalu menimbulkan gejala jelas pada tahap awal.

Baca Juga: 5 Hewan Paling Cerdas di Dunia, Kemampuan Otaknya Hampir Menyaingi Manusia

Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan RI, kasus infeksi menular seksual mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, tercatat sebanyak 23.347 kasus sifilis dan 10.506 kasus gonore.

Kelompok usia produktif, terutama 25 hingga 49 tahun, menjadi kelompok dengan jumlah kasus IMS terbanyak.

Menurut dokter spesialis dermatologi dan venereologi dari FKUI-RSCM, dr. Hanny Nilasari, Sp.D.V.E., banyak kasus IMS terlambat mendapatkan penanganan karena gejala awal sering tidak khas, terutama pada perempuan.

Jika tidak segera ditangani, IMS dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit radang panggul, kehamilan ektopik, hingga gangguan kesuburan.

Baca Juga: Kanker Usus Besar Meningkat pada Anak Muda, Waspadai 4 Tanda Awalnya

Baca Juga: Pelari Pemula Rentan Alami Rhabdomyolysis, Olahraga Berlebihan Bisa Picu Gagal Ginjal

Tanda Umum Infeksi Menular Seksual

Beberapa gejala IMS yang perlu diwaspadai antara lain:

Berikut beberapa jenis infeksi menular seksual yang umum terjadi.

Baca Juga: Ismael Kone Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Dokter Jelaskan Kenapa Pemain Tak Langsung Merasa Sakit

1. Gonore

Gonore merupakan infeksi akibat bakteri yang menyerang saluran reproduksi.

Pada pria, gejala biasanya muncul lebih cepat dibandingkan wanita. Salah satu tanda yang sering muncul adalah keluarnya cairan seperti nanah dari ujung penis.

Gejala gonore lainnya meliputi:

Pada perempuan, gonore sering tidak menimbulkan gejala spesifik sehingga dapat terlambat diketahui dan berisiko menyebabkan komplikasi.

Baca Juga: Bukan Pertanda Rezeki, Ini Alasan Mata Sering Kedutan Menurut Dokter Mata

2. Klamidia

Klamidia adalah infeksi bakteri yang sering tidak disadari karena gejalanya bisa sangat ringan atau bahkan tidak muncul.

Baca Juga: Kanker Usus Buntu Meningkat pada Generasi Muda, Risiko Milenial hingga 4 Kali Lipat Lebih Tinggi

Jika muncul, gejala biasanya terjadi beberapa hari hingga minggu setelah terpapar bakteri.

Tanda klamidia meliputi:

Tanpa pengobatan, klamidia dapat menyebabkan gangguan reproduksi.

Baca Juga: Pelari Marathon Kolaps hingga Cuci Darah, Kenali Bahaya Rhabdomyolysis Akibat Olahraga Ekstrem

3. Herpes Genital

Herpes genital disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV).

Sebagian penderita tidak menyadari dirinya terinfeksi karena gejala dapat hilang atau tidak muncul.

Gejala herpes genital meliputi:

Pada kondisi berat, luka dapat muncul di area genital, anus, maupun mulut sesuai lokasi kontak virus.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Kenali Perbedaan Susu UHT, Susu Bubuk, dan Susu Kental Manis

Baca Juga: Pola Makan Ketat Cristiano Ronaldo Tanpa Cheat Day, Ini Dampak Positif dan Risikonya

4. Sifilis atau Raja Singa

Sifilis merupakan infeksi akibat bakteri yang dapat berkembang secara bertahap.

Tahap awal biasanya ditandai dengan luka yang tidak terasa sakit pada area kontak seksual, seperti alat kelamin, anus, atau mulut.

Jika tidak ditangani, infeksi dapat menyebar ke organ penting seperti:

Baca Juga: Ciri-Ciri Jamu Asli Vs Oplosan, Kenali Sebelum Dikonsumsi agar Tidak Tertipu

Gejala sifilis lanjutan dapat berupa:

Baca Juga: Aneh tapi Nyata, Pria Ini Punya Otak Sangat Kecil Akibat Hidrosefalus namun Tetap Bisa Bekerja

5. Kutil Kelamin

Kutil kelamin disebabkan oleh beberapa jenis Human Papillomavirus (HPV).

Kondisi ini menyebabkan munculnya benjolan kecil di sekitar alat kelamin atau anus.

Kutil kelamin biasanya tidak menimbulkan nyeri, tetapi dapat menyebabkan:

Baca Juga: Aneh tapi Nyata, Pria Ini Punya Otak Sangat Kecil Akibat Hidrosefalus namun Tetap Bisa Bekerja

6. HIV

Human Immunodeficiency Virus (HIV) menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga kemampuan tubuh melawan infeksi menjadi menurun.

Pada tahap awal, HIV dapat menimbulkan gejala seperti:

Baca Juga: Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Ternyata Bisa Beri 5 Manfaat Besar untuk Tubuh

Jika berkembang menjadi AIDS, penderita dapat mengalami:

Cara Mendiagnosis Infeksi Menular Seksual

Untuk memastikan adanya IMS, dokter dapat melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:

Deteksi dini sangat penting agar pengobatan dapat diberikan sebelum infeksi berkembang menjadi komplikasi serius.

Editor : Ubaidillah
#infeksi menular seksual #gejala gonore #gejala klamidia #herpes genital #tanda-tanda ims