RadarBangkalan.id - Bertambahnya usia memang dapat menyebabkan berbagai perubahan pada tubuh, mulai dari nyeri sendi, mudah lelah, hingga penurunan stamina. Namun, tidak semua keluhan fisik dapat dianggap sebagai efek normal dari penuaan.
Beberapa perubahan tubuh yang muncul secara terus-menerus bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan serius, termasuk kanker.
Baca Juga: Kemenkes Tutup Klinik Kecantikan Ilegal di Bali, Diduga Libatkan Tenaga Medis Asing Tanpa Izin
Dr Jad Chahoud, ahli onkologi sekaligus kepala petugas ilmiah di Orlando Health Cancer Institute, Amerika Serikat, mengatakan banyak pasien kanker sebenarnya telah mengalami gejala sejak beberapa waktu sebelum diagnosis ditegakkan.
Namun, keluhan tersebut sering dikaitkan dengan faktor lain seperti stres, pekerjaan berat, kurang tidur, atau perubahan usia.
Baca Juga: 5 Hewan Paling Cerdas di Dunia, Kemampuan Otaknya Hampir Menyaingi Manusia
Menurutnya, masyarakat tidak perlu panik terhadap setiap perubahan tubuh, tetapi tetap perlu waspada jika gejala baru muncul, sulit dijelaskan penyebabnya, dan bertahan selama beberapa minggu.
Deteksi kanker sejak dini menjadi faktor penting karena pengobatan biasanya lebih efektif ketika penyakit ditemukan pada tahap awal.
Baca Juga: Kanker Usus Besar Meningkat pada Anak Muda, Waspadai 4 Tanda Awalnya
1. Kelelahan Ekstrem yang Tidak Membaik
Rasa lelah setelah beraktivitas merupakan hal normal. Namun, kelelahan yang terus memburuk meski sudah cukup tidur dan beristirahat perlu mendapat perhatian.
Kelelahan ekstrem dapat berkaitan dengan beberapa jenis kanker, seperti:
Baca Juga: Pola Makan Ketat Cristiano Ronaldo Tanpa Cheat Day, Ini Dampak Positif dan Risikonya
- Leukemia.
- Limfoma.
- Kanker usus besar.
- Kanker ginjal.
Kondisi ini biasanya berbeda dari rasa lelah biasa karena tubuh terasa terus kehilangan energi tanpa penyebab yang jelas.
2. Berat Badan Turun Drastis Tanpa Sebab
Penurunan berat badan memang bisa menjadi hal positif jika dilakukan melalui pola makan sehat dan olahraga. Namun, berat badan yang turun secara tiba-tiba tanpa perubahan gaya hidup perlu diwaspadai.
Penurunan berat badan sekitar 5 persen atau lebih dalam waktu 6 hingga 12 bulan tanpa alasan jelas dapat menjadi tanda gangguan kesehatan.
Baca Juga: Ciri-Ciri Jamu Asli Vs Oplosan, Kenali Sebelum Dikonsumsi agar Tidak Tertipu
Gejala ini dapat muncul pada beberapa jenis kanker, termasuk:
- Kanker pankreas.
- Kanker paru-paru.
- Kanker lambung.
- Kanker kolorektal.
3. Perubahan Pola Buang Air Besar
Perubahan kebiasaan buang air besar sering dianggap hanya akibat makanan atau gangguan pencernaan ringan.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Kenali Perbedaan Susu UHT, Susu Bubuk, dan Susu Kental Manis
Namun, perubahan yang berlangsung lama seperti:
- Sembelit terus-menerus.
- Diare berkepanjangan.
- Perubahan bentuk dan ukuran tinja.
- Frekuensi BAB yang berubah tanpa sebab.
Perlu diperiksa lebih lanjut.
Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah tinja yang tiba-tiba menjadi sangat tipis atau pipih karena dapat berkaitan dengan adanya penyumbatan pada usus besar.
Baca Juga: Pelari Marathon Kolaps hingga Cuci Darah, Kenali Bahaya Rhabdomyolysis Akibat Olahraga Ekstrem
4. Gangguan Buang Air Kecil, Terutama di Malam Hari
Sering terbangun malam untuk buang air kecil kerap dianggap sebagai hal biasa akibat bertambahnya usia atau masalah prostat jinak.
Namun, keluhan tertentu perlu diwaspadai, terutama jika disertai:
- Urine bercampur darah.
- Pancaran urine melemah.
- Kesulitan memulai buang air kecil.
- Perubahan pola buang air kecil secara mendadak.
Gejala tersebut dapat berkaitan dengan gangguan pada saluran kemih, termasuk kanker kandung kemih, ginjal, atau prostat.
Baca Juga: Kanker Usus Buntu Meningkat pada Generasi Muda, Risiko Milenial hingga 4 Kali Lipat Lebih Tinggi
5. Nyeri Punggung yang Tidak Kunjung Hilang
Nyeri punggung umumnya disebabkan oleh masalah otot, aktivitas berat, atau posisi tubuh yang kurang baik.
Baca Juga: Bukan Pertanda Rezeki, Ini Alasan Mata Sering Kedutan Menurut Dokter Mata
Namun, nyeri yang berlangsung lama, semakin berat, dan tidak membaik meski sudah beristirahat perlu diperhatikan.
Dalam beberapa kasus, nyeri punggung yang menetap dapat berkaitan dengan kanker pada organ tertentu seperti:
- Ginjal.
- Pankreas.
- Tulang akibat penyebaran kanker.
Jangan Menganggap Semua Keluhan sebagai Faktor Usia
Menurut Dr Chahoud, proses penuaan normal seharusnya tidak menyebabkan penurunan kondisi fisik secara cepat.
Baca Juga: Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Ternyata Bisa Beri 5 Manfaat Besar untuk Tubuh
Jika tubuh mengalami perubahan baru yang tidak biasa dan berlangsung lebih dari beberapa minggu, pemeriksaan medis menjadi langkah penting.
Mengenali tanda-tanda awal kanker bukan berarti setiap keluhan pasti menunjukkan penyakit tersebut. Namun, kewaspadaan dan pemeriksaan lebih awal dapat membantu menemukan masalah kesehatan sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Editor : Ubaidillah