RadarBangkalan.id - Kebiasaan menggunakan smartphone dalam waktu lama ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan mata, tetapi juga dapat mengubah postur tubuh. Kondisi yang dikenal sebagai phone body ini ditandai dengan bahu membungkuk, leher kaku, hingga nyeri pada tangan akibat terlalu sering menatap layar ponsel.
Meski bukan istilah medis resmi, phone body digunakan untuk menggambarkan berbagai perubahan fisik akibat penggunaan gawai secara berlebihan dengan postur tubuh yang kurang baik.
Baca Juga: Pria Ini Mengira Sakit Bahu karena Cedera Otot, Ternyata Gejala Kanker Darah
Direktur Departemen Ortopedi di Rumah Sakit CK Birla Delhi, Dr. Ashwani Maichand, mengatakan kasus gangguan otot dan tulang akibat penggunaan ponsel terus meningkat.
Menurutnya, kebiasaan menunduk berjam-jam saat melihat layar ponsel memberikan tekanan berlebih pada leher, bahu, dan tulang belakang.
Mengapa Main HP Bisa Mengubah Postur Tubuh?
Secara anatomi, berat kepala manusia berkisar antara 4,5 hingga 5,5 kilogram.
Namun, saat kepala terus menunduk untuk melihat layar ponsel, beban yang harus ditahan leher meningkat berkali-kali lipat. Akibatnya, otot dan tulang belakang leher bekerja lebih keras dibandingkan posisi kepala yang tegak.
Kondisi tersebut dapat memicu text neck, yaitu gangguan pada leher yang ditandai dengan:
Baca Juga: 7 Gejala Awal Kanker Pankreas yang Sering Diabaikan, Salah Satunya Gatal Tak Kunjung Hilang
- Leher kaku
- Nyeri bahu
- Sakit kepala
- Nyeri kronis pada tulang belakang leher
Jika berlangsung dalam waktu lama, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan bahu membungkuk ke depan, otot dada menjadi lebih kaku, sementara otot punggung melemah.
Baca Juga: Benarkah Makan Nasi Bikin Wajah Bengkak? Fakta di Balik Tren 'Carb Face' Menurut Ahli
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko iritasi saraf, keausan dini pada tulang belakang, hingga gangguan postur yang lebih sulit diperbaiki.
Tak Hanya Leher, Mata dan Tangan Juga Terdampak
Penggunaan ponsel secara terus-menerus juga dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya.
Gerakan mengetik yang berulang berisiko menyebabkan nyeri pada ibu jari dan pergelangan tangan.
Sementara itu, paparan layar dalam waktu lama dapat memicu digital eye strain atau ketegangan mata digital, yang ditandai dengan mata kering, pandangan kabur, dan mata mudah lelah.
Baca Juga: Benarkah Tidak Pemanasan Jadi Penyebab Cedera Olahraga? Ini Penjelasan Dokter
Cara Mencegah Phone Body
Menurut Dr. Ashwani Maichand, perubahan postur akibat penggunaan ponsel masih dapat dicegah maupun diperbaiki apabila dilakukan sejak dini.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
- Posisikan ponsel sejajar dengan mata agar leher tidak terus menunduk.
- Terapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek sejauh sekitar 6 meter selama 20 detik.
- Beristirahat setiap 30–45 menit dengan berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan.
- Latih otot leher, bahu, dan inti tubuh melalui gerakan seperti chin tuck, peregangan tulang belikat, dan latihan penguatan otot inti.
Baca Juga: Rahasia Panjang Umur Wanita 101 Tahun, Rutin Zumba hingga Selalu Bersyukur
Menurutnya, tulang belakang dirancang untuk terus bergerak sehingga tidak baik jika dipertahankan dalam posisi yang sama selama berjam-jam.
Baca Juga: Dada Terasa Terbakar Jangan Diabaikan, Ini 10 Penyebab Mulai dari GERD hingga Serangan Jantung
Gunakan Smartphone dengan Bijak
Mengurangi durasi penggunaan ponsel, memperbaiki postur tubuh, dan rutin bergerak menjadi langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan otot, sendi, dan tulang belakang dalam jangka panjang.
Editor : Ubaidillah