News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Alasan Pedro Neto Melubangi Tumit Sepatunya di Piala Dunia 2026, Ternyata Karena Cedera Haglund

Ubaidillah • Kamis, 9 Juli 2026 | 08:00 WIB
Sepatu Pedro Neto yang sengaja dimodifikasi atau dilubangi di bagian tumit demi kenyamanan (Foto: Getty Images/Catherine Ivill -
AMA)
Sepatu Pedro Neto yang sengaja dimodifikasi atau dilubangi di bagian tumit demi kenyamanan (Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA)

 

RadarBangkalan.id - Penampilan pemain sayap Timnas Portugal, Pedro Neto, di Piala Dunia 2026 menarik perhatian bukan hanya karena aksinya di lapangan, tetapi juga karena kondisi unik pada sepatu yang dikenakannya. Bagian tumit sepatu Neto tampak sengaja dilubangi, memicu rasa penasaran para penggemar sepak bola.

Dilansir dari Footy Headlines, modifikasi tersebut dilakukan untuk mengurangi tekanan pada tumit akibat Haglund deformity, yaitu kondisi yang menyebabkan benjolan tulang di bagian belakang tumit sehingga menimbulkan rasa nyeri saat memakai sepatu.

Baca Juga: Tak Perlu Menahan Lapar, Ini 5 Makanan Diet yang Membantu Menurunkan Berat Badan

Apa Itu Haglund Deformity?

Haglund deformity merupakan pertumbuhan tulang pada tulang tumit (kalkaneus), tepat di area tempat tendon Achilles menempel. Benjolan tersebut dapat bergesekan dengan bagian belakang sepatu sehingga memicu iritasi, peradangan, hingga nyeri ketika berjalan atau berlari.

Pada atlet, terutama pesepak bola, kondisi ini dapat mengganggu performa karena tumit terus menerima tekanan selama pertandingan maupun latihan.

Mengapa Sepatu Pedro Neto Dilubangi?

Banyak pesepak bola profesional memilih menggunakan sepatu dengan ukuran lebih kecil agar terasa lebih pas dan meningkatkan kontrol terhadap bola. Namun, sepatu yang terlalu ketat juga dapat memperparah tekanan pada tumit bagi pemain yang mengalami Haglund deformity.

Baca Juga: Dokter Gizi Ungkap Cara Diet Sehat di Warteg, Tak Perlu Salad atau Quinoa Mahal

Karena itu, Pedro Neto memodifikasi sepatunya dengan melubangi bagian belakang tumit. Cara tersebut bertujuan menghilangkan titik tekanan langsung pada area yang sensitif sehingga ia tetap bisa bermain lebih nyaman tanpa memperburuk cedera.

Baca Juga: Sakit Ginjal atau Nyeri Punggung? Kenali 3 Perbedaan Utamanya agar Tak Salah Diagnosis

Banyak Dialami Pesepak Bola Profesional

Haglund deformity bukan hanya dialami Pedro Neto. Beberapa pemain sepak bola profesional lain juga pernah mengalami kondisi serupa, di antaranya Daniele De Rossi, Roberto Firmino, dan Philippe Coutinho.

Mereka juga diketahui melakukan berbagai penyesuaian pada perlengkapan pertandingan untuk mengurangi rasa sakit saat bermain.

Baca Juga: Pria Ini Mengira Sakit Bahu karena Cedera Otot, Ternyata Gejala Kanker Darah

Modifikasi Sepatu Bukan Hal Baru

Selain bagian tumit, sejumlah pesepak bola juga memodifikasi sepatu di area lain sesuai kondisi cedera yang dialami.

Salah satunya adalah Mats Hummels, yang pernah membuat lubang pada ujung sepatunya agar jari kaki yang sedang cedera tidak terus tertekan selama pertandingan.

Menurut Hummels, modifikasi tersebut memberi ruang lebih bagi jari kaki sehingga rasa nyeri dapat berkurang tanpa mengganggu performanya di lapangan.

Baca Juga: 7 Gejala Awal Kanker Pankreas yang Sering Diabaikan, Salah Satunya Gatal Tak Kunjung Hilang

Fenomena ini menunjukkan bahwa penyesuaian perlengkapan olahraga sering kali menjadi solusi praktis bagi atlet profesional untuk tetap tampil kompetitif sambil mengurangi risiko cedera yang lebih parah.

Editor : Ubaidillah
#deformitas kaki #haglund deformity #sepatu bolong #pedro neto #piala dunia 2026