RadarBangkalan.id - Menjaga kesehatan otak tidak hanya dilakukan dengan rutin berolahraga dan tidur yang cukup, tetapi juga melalui pola makan yang tepat. Sejumlah makanan kaya nutrisi diketahui mampu meningkatkan fungsi otak, menjaga daya ingat, serta membantu menurunkan risiko penurunan kognitif dan demensia seiring bertambahnya usia.
Para ahli menyebut ikan berlemak, buah beri, kacang-kacangan, sayuran hijau, hingga cokelat hitam sebagai makanan yang kaya nutrisi penting untuk mendukung kesehatan otak. Selain itu, dokter juga menyarankan agar masyarakat membiasakan aktivitas yang merangsang kerja otak, seperti membaca dan berolahraga secara rutin.
Baca Juga: 10 Hewan yang Dianggap Punya Tingkat Kecerdasan Paling Rendah, Ada Koala hingga Ikan Mola-mola
1. Ikan Berlemak
Ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan sarden merupakan sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik. Nutrisi ini berperan membentuk membran sel, termasuk sel saraf di otak, sehingga membantu menjaga struktur neuron dan meningkatkan fungsi berpikir.
Penelitian menunjukkan kadar omega-3 yang tinggi berkaitan dengan aliran darah otak yang lebih baik serta peningkatan kemampuan kognitif.
Baca Juga: Kasus Kanker di Indonesia Diprediksi Naik 70 Persen, Kenali 7 Gejala Awal yang Tak Boleh Diabaikan
2. Buah Berry
Strawberry, blueberry, dan blackberry kaya akan antioksidan flavonoid yang membantu melawan peradangan dan stres oksidatif.
Manfaat buah berry untuk otak meliputi:
- Meningkatkan komunikasi antar sel otak.
- Mengurangi peradangan.
- Mendukung plastisitas otak.
- Membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif akibat penuaan.
Baca Juga: Studi Ungkap 5 Profesi yang Dikaitkan dengan Risiko Kanker Ovarium Lebih Tinggi
3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Almond, hazelnut, dan biji bunga matahari mengandung vitamin E, antioksidan, serta omega-3 yang berperan melindungi sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas.
Beberapa penelitian juga menemukan konsumsi kacang-kacangan secara rutin berhubungan dengan fungsi otak yang lebih baik pada usia lanjut.
Baca Juga: Tak Perlu Menahan Lapar, Ini 5 Makanan Diet yang Membantu Menurunkan Berat Badan
4. Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam, kale, dan brokoli mengandung vitamin K, folat, beta karoten, vitamin C, serta flavonoid yang penting untuk kesehatan otak.
Brokoli juga mengandung glukosinolat yang dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif.
Baca Juga: Dokter Gizi Ungkap Cara Diet Sehat di Warteg, Tak Perlu Salad atau Quinoa Mahal
5. Cokelat Hitam
Dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70 persen kaya flavonoid yang mampu melindungi otak dari stres oksidatif.
Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi cokelat hitam dapat meningkatkan plastisitas otak, yaitu kemampuan otak untuk belajar, beradaptasi, dan membentuk koneksi baru.
Baca Juga: Sakit Ginjal atau Nyeri Punggung? Kenali 3 Perbedaan Utamanya agar Tak Salah Diagnosis
Tips Menjaga Kesehatan Otak Menurut Dokter
Spesialis saraf dr. Sardiana Salam, Sp.S, Subsp.NKI(K), M.Kes dari RS Pusat Otak Nasional menjelaskan bahwa menjaga kesehatan otak tidak cukup hanya melalui makanan sehat. Aktivitas yang merangsang fungsi otak juga penting dilakukan.
Beberapa kebiasaan yang dianjurkan antara lain:
- Rutin membaca buku.
- Bermain teka-teki silang, puzzle, atau permainan yang melatih daya pikir.
- Berolahraga secara rutin, seperti jogging sekitar 30 menit setiap hari.
- Menjaga berat badan ideal dengan pola makan sehat dan berkonsultasi dengan dokter gizi bila mengalami obesitas.
Dengan menerapkan pola hidup sehat sejak dini, risiko penurunan fungsi otak dan demensia dapat ditekan sehingga kemampuan mengingat, konsentrasi, dan berpikir tetap optimal hingga usia lanjut.
Baca Juga: Pria 44 Tahun di Prancis Hidup Normal Meski Hasil MRI Tunjukkan Otaknya Sangat Kecil
Editor : Ubaidillah