News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Thomas Tuchel Izinkan Pemain Inggris Berhubungan Intim di Piala Dunia 2026, Apa Dampaknya bagi Performa?

Ubaidillah • Selasa, 14 Juli 2026 | 07:26 WIB
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuche (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuche (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

 

RadarBangkalan.id - Keputusan pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel mengizinkan para pemainnya tetap berhubungan intim selama Piala Dunia 2026 menuai perhatian publik. Meski memberikan kebebasan kepada para pemain, Tuchel menetapkan satu aturan penting, yakni aktivitas tersebut tidak dilakukan pada hari pertandingan.

Kebijakan ini berbeda dengan pandangan banyak pelatih yang selama ini melarang atlet berhubungan seks selama turnamen karena dianggap dapat menurunkan performa. Namun, sejumlah dokter menilai anggapan tersebut lebih banyak didasarkan pada mitos daripada bukti ilmiah.

Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 14 Kosmetik Berbahaya 2026, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon

Dikutip dari Sunday Guardian, Tuchel percaya pemain profesional tetap membutuhkan ruang pribadi dan hubungan emosional yang sehat agar mampu menjaga kondisi mental di tengah tekanan kompetisi.

Pendekatan tersebut diterapkan ketika Inggris melaju hingga semifinal Piala Dunia 2026. Jude Bellingham dan rekan-rekannya kini tinggal dua kemenangan lagi untuk meraih gelar juara dunia pertama sejak 1966.

Benarkah Pantang Seks Meningkatkan Performa Atlet?

Selama bertahun-tahun, banyak pelatih percaya bahwa menghindari hubungan seksual dapat meningkatkan kadar testosteron sehingga berdampak positif terhadap performa atlet.

Namun, dokter spesialis kesehatan pria dan pengobatan seksual, dr Ben Davis, mengatakan anggapan tersebut tidak didukung bukti ilmiah yang kuat.

Baca Juga: Legenda Argentina Antonio Rattín Meninggal Dunia, Tim Tango Beri Penghormatan di Piala Dunia 2026

Menurutnya, mitos tersebut kemungkinan berasal dari penelitian kecil pada 2003 yang menemukan adanya sedikit peningkatan kadar testosteron setelah tujuh hari tidak berhubungan seksual. Meski demikian, peningkatan tersebut dinilai sangat kecil dan tidak terbukti memberikan keuntungan nyata dalam performa olahraga.

Manfaat Seks bagi Atlet Menurut Dokter

Dokter spesialis kesehatan pria, dr Jeff Foster, menjelaskan hubungan seksual justru dapat memberikan manfaat dari sisi psikologis, terutama bagi atlet yang menghadapi tekanan menjelang pertandingan.

Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Inggris vs Argentina dan Prancis vs Spanyol

Ia mengatakan aktivitas seksual dapat membantu:

Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan aktivitas seksual yang rutin berkaitan dengan penurunan risiko kanker prostat pada pria.

Meski demikian, dr Foster menegaskan manfaat tersebut tidak membuat seseorang menjadi lebih cepat berlari atau lebih akurat menendang bola.

Baca Juga: Skor HT Norwegia vs Inggris 1-1, Bellingham Selamatkan The Three Lions di Injury Time

Sebaiknya Tidak Dilakukan Sebelum Bertanding

Walaupun tidak ada bukti bahwa hubungan seksual menurunkan performa secara signifikan, para ahli menyarankan atlet menghindari aktivitas tersebut beberapa jam sebelum pertandingan.

Setelah ejakulasi, tubuh mengalami peningkatan hormon prolaktin dan penurunan dopamin yang dapat memicu rasa kantuk, relaksasi, dan menurunkan tingkat kewaspadaan sementara.

Karena itu, keputusan Thomas Tuchel yang mengizinkan pemain berhubungan intim tetapi melarangnya pada hari pertandingan dinilai sebagai pendekatan yang berusaha menyeimbangkan kebutuhan psikologis pemain dengan kesiapan fisik saat bertanding.

Baca Juga: 7 Makanan Orang Jepang yang Diyakini Bantu Panjang Umur, Ada Matcha hingga Ubi Ungu

Editor : Ubaidillah
hubungan intim pemain inggris kesehatan atlet thomas tuchel piala dunia 2026