RadarBangkalan.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali didistribusikan mulai Senin (13/7/2026) seiring dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar setelah libur sekolah. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan pengawasan keamanan pangan dalam program tersebut tetap berjalan secara maksimal, meski anggaran pengawasan belum dicairkan.
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menegaskan bahwa lembaganya telah terlibat dalam pengawasan Program Makan Bergizi Gratis sejak awal pelaksanaan. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga edukasi bagi penjamah makanan.
Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 14 Kosmetik Berbahaya 2026, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon
Taruna menjelaskan BPOM merupakan lembaga yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115. Karena itu, pengawasan keamanan pangan menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat.
"BPOM sudah terlibat pengawasan sejak lama. Salah satu tugas Badan POM adalah melakukan pengawasan, sedangkan kementerian atau lembaga lain menjalankan fungsi pelaksanaan," ujar Taruna kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
Baca Juga: Kasus Kanker di Indonesia Diprediksi Naik 70 Persen, Kenali 7 Gejala Awal yang Tak Boleh Diabaikan
Pengawasan Dilakukan Berjenjang
Menurut Taruna, pengawasan MBG dilakukan secara bertahap bersama berbagai pemangku kepentingan.
Proses tersebut meliputi:
- Pemantauan atau surveillance.
- Pemeriksaan bahan pangan yang digunakan.
- Pengawasan proses pengolahan makanan.
- Edukasi mengenai keamanan pangan kepada pengelola dan penjamah makanan.
Baca Juga: Studi Ungkap 5 Profesi yang Dikaitkan dengan Risiko Kanker Ovarium Lebih Tinggi
BPOM juga bekerja sama dengan sejumlah institusi, termasuk Kementerian Pertahanan dan Universitas Pertahanan, untuk meningkatkan kompetensi para petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.
Baca Juga: Tak Perlu Menahan Lapar, Ini 5 Makanan Diet yang Membantu Menurunkan Berat Badan
Anggaran Belum Cair, Pengawasan Tetap Berjalan
Saat ditanya mengenai anggaran pengawasan, Taruna mengakui dana tersebut hingga kini belum dicairkan.
Meski demikian, ia memastikan kondisi tersebut tidak akan menghambat tugas BPOM dalam mengawal keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis.
"Anggaran itu belum cair. Tapi sekali lagi, ada anggaran atau tidak ada anggaran, kita akan jalan terus dan kita akan dukung maksimal Program Makan Bergizi Gratis," tegasnya.
Baca Juga: Diet Mentimun Jepang Diklaim Turunkan 11 Kg dalam 2 Bulan, Ini Fakta dan Risikonya
MBG Kembali Beroperasi Setelah Libur Sekolah
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan distribusi Program Makan Bergizi Gratis kembali dimulai pada 13 Juli 2026 setelah sempat dihentikan selama masa libur sekolah.
BGN menyatakan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah melakukan berbagai persiapan agar distribusi makanan berlangsung aman, lancar, dan kualitas setiap porsi tetap terjaga.
Baca Juga: Pria Ini Mengira Sakit Bahu karena Cedera Otot, Ternyata Gejala Kanker Darah
Penghentian sementara program selama libur sekolah dilakukan berdasarkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026. Kebijakan tersebut disebut berhasil menghemat anggaran negara lebih dari Rp3 triliun.
Editor : Ubaidillah