RadarBangkalan.id - Ribuan orang di Amerika Serikat dilaporkan jatuh sakit setelah diduga mengonsumsi sayuran hijau selada yang terkontaminasi parasit Cyclospora. Sebagian besar pasien mengalami diare berkepanjangan, sementara puluhan lainnya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Wabah yang saat ini terkonsentrasi di negara bagian Michigan dan Ohio itu masih dalam tahap penyelidikan. Otoritas kesehatan belum dapat memastikan jenis selada, produsen, maupun pemasok yang menjadi sumber utama penularan.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kematian yang Muncul di Tangan dan Kaki, Ini Penjelasan Ahli
Kepala Eksekutif Medis Michigan, Dr. Natasha Bagdasarian, mengatakan hasil investigasi awal menunjukkan selada merupakan produk pangan yang paling sering dikonsumsi oleh para pasien sebelum mengalami gejala.
"Informasi awal menunjukkan selada merupakan produk yang paling sering muncul selama investigasi," ujar Dr. Natasha Bagdasarian dalam keterangannya.
Hingga Senin (14/7/2026) waktu setempat, Michigan mencatat 2.640 kasus siklosporiasis, dengan 44 pasien harus dirawat di rumah sakit. Sementara itu, Ohio melaporkan 361 kasus sejak 1 Juni 2026 dan sedikitnya 46 pasien menjalani perawatan medis.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga melaporkan bahwa hingga 10 Juli 2026, sebanyak 31 negara bagian telah menemukan kasus infeksi Cyclospora. Namun, otoritas belum memastikan apakah seluruh kasus tersebut berasal dari wabah yang sama.
Baca Juga: 10 Hewan yang Dianggap Punya Tingkat Kecerdasan Paling Rendah, Ada Koala hingga Ikan Mola-mola
Dalam dua pekan terakhir, CDC mencatat peningkatan jumlah kasus dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Meski demikian, jumlah kasus yang telah terverifikasi secara nasional masih mencapai 843 kasus sejak 1 Mei 2026 karena proses investigasi dan konfirmasi laboratorium masih berlangsung.
Apa Itu Cyclospora?
Cyclospora merupakan parasit mikroskopis yang menginfeksi saluran pencernaan dan menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai siklosporiasis. Penularan umumnya terjadi melalui makanan atau air yang terkontaminasi, terutama sayuran hijau, buah-buahan segar, atau produk pertanian yang dikonsumsi tanpa dimasak.
Baca Juga: 7 Makanan Orang Jepang yang Diyakini Bantu Panjang Umur, Ada Matcha hingga Ubi Ungu
Gejala infeksi Cyclospora meliputi:
- Diare berkepanjangan atau berulang.
- Kram dan nyeri perut.
- Mual serta muntah.
- Penurunan nafsu makan.
- Berat badan menurun.
- Demam ringan disertai tubuh lemas.
Infeksi umumnya dapat diobati menggunakan antibiotik. Namun, tanpa penanganan yang tepat, diare dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan, terutama pada anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Baca Juga: Pria Ini Mengira Sakit Bahu karena Cedera Otot, Ternyata Gejala Kanker Darah
Otoritas kesehatan Amerika Serikat mengimbau masyarakat untuk mencuci bersih sayuran dan buah sebelum dikonsumsi serta segera memeriksakan diri apabila mengalami diare berkepanjangan setelah mengonsumsi produk segar.
Editor : Ubaidillah