News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Ingin Ikut Hyrox? Dokter Ungkap Persiapan Wajib agar Terhindar dari Cedera

Ubaidillah • Kamis, 16 Juli 2026 | 08:38 WIB
Ilustrasi Hyrox (Foto: Getty Images/Hirurg)
Ilustrasi Hyrox (Foto: Getty Images/Hirurg)

 

RadarBangkalan.id - Popularitas Hyrox terus meningkat setelah penyelenggaraan Hyrox Jakarta 2026 berhasil menarik ribuan peserta. Olahraga yang menggabungkan lari dan latihan fungsional ini kini menjadi tantangan baru bagi pecinta kebugaran. Namun, dokter mengingatkan bahwa mengikuti Hyrox membutuhkan persiapan fisik yang matang agar terhindar dari cedera.

Tidak seperti lomba lari biasa, Hyrox menguji ketahanan tubuh secara menyeluruh. Peserta diwajibkan menyelesaikan lari sejauh 8 kilometer yang diselingi delapan stasiun latihan fisik, mulai dari ski erg, sled push, sled pull, burpee broad jump, rowing, farmer's carry, sandbag lunges, hingga wall ball.

Baca Juga: Sering Menyundul Bola Saat Bermain Sepak Bola, Apakah Bisa Merusak Otak?

Pastikan Tubuh dalam Kondisi Sehat

Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Antonius Andi Kurniawan, SpKO SubspALK(K) menegaskan bahwa pemula sebaiknya memastikan kondisi tubuh benar-benar sehat sebelum mulai berlatih maupun mengikuti kompetisi Hyrox.

Menurutnya, cedera yang belum sembuh justru dapat memperburuk kondisi apabila dipaksakan mengikuti latihan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: Tanda-Tanda Kematian yang Muncul di Tangan dan Kaki, Ini Penjelasan Ahli

"Artinya nggak ada cedera. Kalau misalnya sakit pinggang, ada saraf kejepit di punggungnya, nah itu disembuhin dulu baru ikut latihan," ujar dr Andi.

Latihan Tidak Bisa Instan

dr Andi yang juga bertugas sebagai Medical Lead Hyrox Jakarta 2026 menegaskan bahwa Hyrox bukan olahraga yang bisa diikuti tanpa persiapan.

Peserta harus memiliki kebugaran yang cukup karena harus menyelesaikan lari jarak jauh sekaligus berbagai latihan kekuatan dalam satu rangkaian perlombaan.

Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 14 Kosmetik Berbahaya 2026, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon

"Orang mager, langsung ikut Hyrox tiba-tiba ya nggak bisa. Kan larinya minimal 8 kilometer dan ada delapan station," jelasnya.

Kardio dan Strength Sama Penting

Berbeda dengan lomba lari konvensional, Hyrox memberikan porsi yang sama besar antara latihan kardio dan kekuatan otot.

Baca Juga: 10 Hewan yang Dianggap Punya Tingkat Kecerdasan Paling Rendah, Ada Koala hingga Ikan Mola-mola

Karena itu, program latihan sebaiknya mencakup beberapa aspek berikut:

Kombinasi tersebut akan membantu tubuh beradaptasi dengan tuntutan fisik selama perlombaan.

Konsistensi Jadi Kunci

Selain latihan yang terstruktur, komitmen menjalankan program latihan secara konsisten juga menjadi faktor penting dalam menghadapi Hyrox.

Baca Juga: Tak Perlu Menahan Lapar, Ini 5 Makanan Diet yang Membantu Menurunkan Berat Badan

Menurut dr Andi, peserta perlu membangun kebugaran secara bertahap agar tubuh mampu menyelesaikan seluruh rangkaian lomba tanpa meningkatkan risiko cedera.

Dengan persiapan yang tepat, Hyrox tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh secara menyeluruh.

Baca Juga: Minum Kopi Bikin Sering Buang Air Kecil? Ini Penjelasan Dokter Urologi

Editor : Ubaidillah
hyrox latihan fungsional persiapan ikut Hyrox Kebugaran lari