RadarBangkalan.id - Makan buah sebelum menyantap nasi menjadi kebiasaan yang cukup populer karena dipercaya dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih awal sehingga porsi makan lebih terkontrol. Selain itu, buah juga kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Meski begitu, masih banyak anggapan bahwa mengonsumsi buah saat perut kosong dapat memicu asam lambung naik. Faktanya, buah umumnya tetap aman dikonsumsi sebelum makan, asalkan memilih jenis buah yang tepat, mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar, serta menyesuaikannya dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Baca Juga: Dokter Anjurkan Orang Tua Ajak Anak Bermain Sepak Bola Usai Nonton Piala Dunia, Ini Manfaatnya
Pilih Buah yang Ramah untuk Lambung
Jenis buah menjadi faktor penting jika ingin mengonsumsi buah sebelum makan nasi. Buah yang memiliki tingkat keasaman tinggi seperti lemon, jeruk nipis, nanas, atau buah yang masih mentah berpotensi memicu rasa perih atau tidak nyaman pada orang dengan lambung sensitif.
Sebaliknya, buah seperti pisang, pepaya, apel, melon, dan semangka lebih direkomendasikan karena memiliki tingkat keasaman lebih rendah serta mengandung banyak air dan serat yang membantu proses pencernaan.
Pisang juga kaya kalium dan serat yang mendukung kesehatan saluran cerna, sedangkan pepaya mengandung enzim papain yang membantu memecah protein sehingga proses pencernaan menjadi lebih optimal.
Konsumsi Buah yang Sudah Matang
Buah matang umumnya lebih mudah dicerna dibandingkan buah yang masih mentah. Selama proses pematangan, pati diubah menjadi gula sederhana sehingga lebih mudah diolah oleh sistem pencernaan.
Sebaliknya, buah mentah masih mengandung lebih banyak asam organik dan karbohidrat kompleks yang dapat memicu iritasi atau rasa tidak nyaman pada lambung yang sensitif.
Baca Juga: Sering Menyundul Bola Saat Bermain Sepak Bola, Apakah Bisa Merusak Otak?
Karena itu, pilih buah yang telah matang sempurna agar lebih nyaman dikonsumsi sebelum makan.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kematian yang Muncul di Tangan dan Kaki, Ini Penjelasan Ahli
Perhatikan Porsi Konsumsi
Pedoman Gizi Seimbang Kementerian Kesehatan RI menganjurkan konsumsi buah sebanyak dua hingga tiga porsi setiap hari.
Satu porsi buah setara dengan satu buah pisang ukuran sedang, satu potong pepaya ukuran sedang, atau satu buah jeruk ukuran sedang. Sebaiknya kebutuhan buah dipenuhi secara bertahap sepanjang hari, bukan dikonsumsi sekaligus.
Mengonsumsi buah terlalu banyak, terutama saat perut kosong, dapat membuat lambung terasa penuh atau memicu rasa tidak nyaman.
Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 14 Kosmetik Berbahaya 2026, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon
Buah Boleh Dimakan Sebelum atau Sesudah Makan
Dokter Spesialis Gizi Klinik Dr. dr. Samuel Oetoro, SpGK, menjelaskan bahwa tidak ada aturan yang mewajibkan buah hanya dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
Menurutnya, sistem pencernaan manusia mampu mencerna berbagai jenis makanan secara bersamaan sehingga buah dapat dinikmati kapan saja sesuai kenyamanan masing-masing.
Yang terpenting adalah menjaga pola makan bergizi seimbang serta memilih jenis buah yang sesuai dengan kondisi tubuh.
Baca Juga: Kasus Kanker di Indonesia Diprediksi Naik 70 Persen, Kenali 7 Gejala Awal yang Tak Boleh Diabaikan
Penderita GERD Perlu Memilih Buah dengan Cermat
Bagi penderita asam lambung atau GERD, pemilihan buah perlu lebih diperhatikan. Jika setelah mengonsumsi buah tertentu muncul keluhan seperti nyeri ulu hati, sensasi panas di dada, atau refluks, sebaiknya beralih ke buah dengan tingkat keasaman lebih rendah.
Baca Juga: 7 Makanan Orang Jepang yang Diyakini Bantu Panjang Umur, Ada Matcha hingga Ubi Ungu
Mengonsumsi buah dalam porsi kecil juga dapat membantu mengurangi risiko munculnya gejala.
Kelompok Tertentu Perlu Berhati-hati
Beberapa kelompok memerlukan perhatian khusus saat mengonsumsi buah.
- Penderita lambung sensitif: Jika buah saat perut kosong memicu kembung atau nyeri, sebaiknya konsumsi setelah makan atau beri jeda sesuai toleransi tubuh.
- Penyandang diabetes tipe 2: Sebaiknya mengombinasikan buah dengan makanan utama atau sumber protein dan lemak sehat agar penyerapan gula berlangsung lebih lambat.
- Ibu hamil dengan diabetes gestasional: Dianjurkan memilih buah dengan kandungan gula lebih rendah dan mengikuti anjuran dokter atau ahli gizi.
Dengan memilih buah yang tepat, memperhatikan porsi, dan menyesuaikannya dengan kondisi kesehatan, konsumsi buah sebelum makan nasi dapat menjadi bagian dari pola makan sehat tanpa harus khawatir mengganggu kesehatan lambung.
Baca Juga: 7 Gejala Awal Kanker Pankreas yang Sering Diabaikan, Salah Satunya Gatal Tak Kunjung Hilang
Editor : Ubaidillah