Kenali Manfaat Vitamin B Kompleks, dari Cegah Anemia hingga Jaga Fungsi Otak

Ubaidillah • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 06:28 WIB
Foto: Getty Images/Kwarkot
Foto: Getty Images/Kwarkot

 

RadarBangkalan.id - Vitamin B kompleks merupakan gabungan delapan jenis vitamin B yang memiliki peran penting dalam membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi, menjaga fungsi saraf, mendukung pembentukan sel darah merah, hingga memelihara kesehatan otak. Meski sebagian besar kebutuhan vitamin B dapat dipenuhi melalui makanan bergizi seimbang, ada beberapa kelompok yang lebih berisiko mengalami kekurangan sehingga memerlukan suplemen vitamin B kompleks.

Baca Juga: Dokter Ungkap Risiko Weightlifting Asal-asalan, Bisa Picu Tulang Geser (Spondylolisthesis)

Suplemen vitamin B kompleks umumnya mengandung seluruh vitamin B esensial dalam satu tablet. Kandungan setiap produk dapat berbeda, mulai dari memenuhi 100 persen Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian hingga menyediakan dosis lebih tinggi untuk jenis vitamin tertentu sesuai kebutuhan.

Apa Saja Kandungan Vitamin B Kompleks?

Vitamin B kompleks terdiri dari delapan vitamin yang saling melengkapi, yaitu:

Baca Juga: Dokter Anjurkan Orang Tua Ajak Anak Bermain Sepak Bola Usai Nonton Piala Dunia, Ini Manfaatnya

Baca Juga: Sering Menyundul Bola Saat Bermain Sepak Bola, Apakah Bisa Merusak Otak?

Siapa yang Membutuhkan Vitamin B Kompleks?

Sebagian besar orang dapat memenuhi kebutuhan vitamin B dari makanan. Namun, beberapa kelompok lebih berisiko mengalami kekurangan, antara lain:

Pada kelompok tersebut, penggunaan suplemen vitamin B kompleks sebaiknya dilakukan sesuai anjuran dokter.

Baca Juga: Tanda-Tanda Kematian yang Muncul di Tangan dan Kaki, Ini Penjelasan Ahli

Manfaat Vitamin B Kompleks bagi Kesehatan

1. Membantu Mencegah Anemia

Vitamin B12 membantu pembentukan sel darah merah yang sehat. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan anemia defisiensi vitamin B12 dengan gejala seperti mudah lelah, sesak napas, kesemutan, hingga gangguan saraf.

Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 14 Kosmetik Berbahaya 2026, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon

2. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Vitamin B6, vitamin B9, dan vitamin B12 membantu menurunkan kadar homosistein dalam darah. Kadar homosistein yang tinggi diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Vitamin B6 membantu produksi antibodi dan fungsi sel darah putih, sedangkan vitamin B2 memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

4. Berpotensi Mengurangi Frekuensi Migrain

Beberapa penelitian menunjukkan vitamin B2 (riboflavin) dosis tinggi dapat membantu mengurangi frekuensi serta durasi serangan migrain dengan mendukung fungsi mitokondria sebagai penghasil energi sel.

Baca Juga: Kasus Kanker di Indonesia Diprediksi Naik 70 Persen, Kenali 7 Gejala Awal yang Tak Boleh Diabaikan

5. Membantu Menjaga Fungsi Otak

Kadar vitamin B12, vitamin B6, dan folat yang cukup dikaitkan dengan risiko penurunan fungsi kognitif yang lebih rendah. Sejumlah penelitian juga menunjukkan vitamin B kompleks berpotensi membantu memperlambat penurunan fungsi otak pada usia lanjut.

Apakah Semua Orang Perlu Mengonsumsi Vitamin B Kompleks?

Tidak semua orang membutuhkan suplemen vitamin B kompleks. Orang yang menjalani pola makan sehat dan seimbang umumnya sudah memperoleh vitamin B dalam jumlah yang cukup dari makanan seperti daging, ikan, telur, susu, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Baca Juga: Studi Ungkap 5 Profesi yang Dikaitkan dengan Risiko Kanker Ovarium Lebih Tinggi

Suplemen sebaiknya digunakan bila terdapat indikasi medis, risiko kekurangan vitamin B, atau atas rekomendasi tenaga kesehatan. Konsumsi vitamin dalam dosis tinggi tanpa kebutuhan yang jelas tidak selalu memberikan manfaat tambahan dan pada beberapa jenis vitamin tertentu dapat menimbulkan efek samping.

Editor : Ubaidillah
vitamin b kompleks asupan vitamin kekurangan vitamin b suplemen vitamin ibu hamil