RadarBangkalan.id - Menurunkan berat badan tidak hanya bergantung pada makanan yang dikonsumsi, tetapi juga pilihan minuman sehari-hari. Sejumlah minuman seperti teh hijau, kopi, hingga teh jahe diketahui dapat membantu meningkatkan metabolisme, memperpanjang rasa kenyang, dan mendukung pembakaran lemak jika dibarengi pola makan sehat serta olahraga rutin.
Meski bukan solusi instan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa beberapa minuman memiliki senyawa aktif yang berpotensi membantu proses penurunan berat badan. Namun, manfaat tersebut akan lebih optimal jika disertai defisit kalori, aktivitas fisik, dan gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Baca Juga: Kenali Manfaat Vitamin B Kompleks, dari Cegah Anemia hingga Jaga Fungsi Otak
1. Teh Hijau
Teh hijau menjadi salah satu minuman yang paling banyak diteliti terkait manfaatnya dalam membantu menurunkan berat badan. Kandungan katekin dan antioksidan di dalamnya dapat meningkatkan metabolisme sekaligus pembakaran lemak.
Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi ekstrak teh hijau berkadar katekin tinggi selama 12 minggu mampu membantu penurunan berat badan sekitar 0,2 hingga 3,5 kilogram lebih banyak dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsinya.
Baca Juga: Dokter Ungkap Risiko Weightlifting Asal-asalan, Bisa Picu Tulang Geser (Spondylolisthesis)
Matcha, salah satu jenis teh hijau, bahkan mengandung katekin lebih tinggi sehingga berpotensi meningkatkan pembakaran lemak saat berolahraga.
2. Teh Hitam
Teh hitam mengandung polifenol, terutama flavonoid, yang berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa ini dipercaya dapat membantu mengurangi asupan kalori, meningkatkan pemecahan lemak, dan menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.
Baca Juga: Prancis Setujui RUU Euthanasia, Pasien Penyakit Terminal Bisa Akhiri Hidup Secara Medis
Dalam sebuah penelitian, konsumsi tiga cangkir teh hitam setiap hari selama tiga bulan dikaitkan dengan penurunan berat badan dan lingkar pinggang yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol.
Baca Juga: Dokter Anjurkan Orang Tua Ajak Anak Bermain Sepak Bola Usai Nonton Piala Dunia, Ini Manfaatnya
3. Teh Jahe
Jahe tidak hanya dikenal sebagai obat alami untuk mual dan masuk angin, tetapi juga berpotensi membantu program diet.
Penelitian menunjukkan konsumsi 2 gram bubuk jahe yang diseduh air panas saat sarapan membuat seseorang merasa kenyang lebih lama dan mengurangi rasa lapar.
Selain itu, teh jahe juga meningkatkan efek termik makanan, yaitu jumlah energi yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan sehingga membantu pembakaran kalori.
Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 14 Kosmetik Berbahaya 2026, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon
4. Kopi
Kopi mengandung kafein yang mampu meningkatkan metabolisme, energi, dan pembakaran lemak.
Beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi kopi dapat membantu mengurangi asupan kalori serta meningkatkan penggunaan energi oleh tubuh. Peminum kopi juga dinilai lebih mudah mempertahankan berat badan setelah berhasil menurunkannya.
Namun, manfaat tersebut akan berkurang jika kopi dikonsumsi dengan tambahan gula, sirup, atau krimer berlebihan.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kematian yang Muncul di Tangan dan Kaki, Ini Penjelasan Ahli
5. Cuka Apel
Cuka apel mengandung asam asetat yang diduga membantu meningkatkan metabolisme, mengurangi nafsu makan, dan memperlambat pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Penelitian terhadap penderita obesitas menunjukkan konsumsi sekitar dua sendok makan cuka apel per hari dikaitkan dengan penurunan berat badan, lingkar pinggang, dan lemak perut yang lebih besar dibandingkan plasebo.
Meski begitu, konsumsi cuka apel sebaiknya tidak berlebihan karena sifatnya yang asam dapat merusak enamel gigi.
Baca Juga: Samir Nasri Diperiksa Polisi Prancis dalam Kasus Dugaan Pencucian Uang Terorganisir
6. Teh Putih
Teh putih merupakan jenis teh yang mengalami proses pengolahan paling sedikit sehingga kandungan antioksidan dan EGCG di dalamnya tetap tinggi.
Senyawa tersebut diduga membantu mempercepat pemecahan lemak sekaligus menghambat pembentukan sel lemak baru. Beberapa penelitian juga mengaitkan konsumsi teh putih dengan penurunan berat badan, indeks massa tubuh (IMT), dan lingkar pinggang ketika dikombinasikan dengan diet sehat dan olahraga.
Baca Juga: 10 Hewan yang Dianggap Punya Tingkat Kecerdasan Paling Rendah, Ada Koala hingga Ikan Mola-mola
7. Teh Oolong
Teh oolong berasal dari tanaman yang sama dengan teh hijau, tetapi melalui proses fermentasi sebagian sehingga kandungan antioksidannya sedikit lebih rendah.
Meski demikian, teh oolong masih mengandung katekin dan kafein yang dapat membantu meningkatkan metabolisme serta pembakaran lemak. Penelitian kecil menunjukkan konsumsi teh oolong mampu meningkatkan pembakaran kalori dan lemak dalam jangka pendek, meskipun bukti terkait penurunan berat badan jangka panjang masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Baca Juga: Studi Ungkap 5 Profesi yang Dikaitkan dengan Risiko Kanker Ovarium Lebih Tinggi
Minuman Bukan Solusi Instan
Berbagai minuman di atas memang memiliki potensi membantu menurunkan berat badan. Namun, efeknya cenderung kecil jika tidak dibarengi pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik yang cukup, tidur berkualitas, dan pengelolaan stres.
Baca Juga: Pria Ini Mengira Sakit Bahu karena Cedera Otot, Ternyata Gejala Kanker Darah
Sebaiknya hindari menambahkan gula berlebihan pada minuman tersebut agar manfaatnya tetap optimal. Dengan menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten, minuman-minuman ini dapat menjadi pelengkap yang mendukung program penurunan berat badan.
Editor : Ubaidillah