Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Tetap Bisa Beraktivitas Normal setelah Operasi

Ubaidillah • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 06:31 WIB
Foto: Getty Images/SewcreamStudio
Foto: Getty Images/SewcreamStudio

 

RadarBangkalan.id - Anak dengan penyakit jantung bawaan tetap dapat menjalani aktivitas seperti anak sehat pada umumnya setelah menjalani operasi dan mendapatkan penanganan yang tepat. Anggapan bahwa anak dengan kelainan jantung bawaan tidak boleh aktif seumur hidup merupakan mitos yang tidak sepenuhnya benar.

Dokter Jantung Anak BraveHeart Brawijaya Hospital, dr Anisa Rahmadhany, SpA, Subsp.Kardio, menjelaskan bahwa anak yang kelainan jantungnya telah berhasil diperbaiki melalui operasi tetap bisa bersekolah, berolahraga, hingga meraih prestasi seperti anak lainnya.

Baca Juga: Dokter Jelaskan Perbedaan Penyakit Jantung Bawaan pada Anak dan Sakit Jantung Orang Dewasa

Anak Tetap Bisa Beraktivitas seperti Anak Sehat

Menurut dr Anisa, keberhasilan operasi memungkinkan sebagian besar anak kembali menjalani aktivitas sehari-hari tanpa hambatan berarti.

"Kalau sudah dioperasi, kelainan yang sudah diperbaiki, bisa banget aktivitas seperti anak sehat lainnya," ujar dr Anisa dalam tayangan detikSore, Rabu (22/7/2026).

Dengan penanganan yang optimal, anak juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, bekerja, dan menjalani kehidupan secara produktif saat dewasa.

Baca Juga: Mitos atau Fakta? Dokter Tegaskan Main Gadget Tidak Membuat Jantung Anak Lemah

Tetap Perlu Kontrol Rutin

Meski kondisi jantung telah diperbaiki melalui operasi, pasien tetap dianjurkan menjalani pemeriksaan berkala.

Baca Juga: IDAI: 1 dari 3 Remaja di Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kenali Tandanya

Kontrol rutin diperlukan untuk memantau fungsi jantung, mengevaluasi hasil operasi, serta memastikan tidak ada komplikasi yang muncul di kemudian hari.

Pemantauan jangka panjang menjadi bagian penting dalam perawatan anak dengan penyakit jantung bawaan.

Baca Juga: Tidak Pernah Menstruasi Sejak Pubertas, Ternyata Remaja Ini Terlahir Tanpa Serviks dan Vagina

Olahraga Tetap Diperbolehkan

Dr Anisa menegaskan bahwa anak yang hasil operasinya baik tetap dapat melakukan aktivitas fisik, termasuk berolahraga.

Namun, jenis dan intensitas olahraga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak berdasarkan rekomendasi dokter yang merawat.

Baca Juga: Dokter Ungkap Risiko Weightlifting Asal-asalan, Bisa Picu Tulang Geser (Spondylolisthesis)

"Tetap bisa olahraga," jelasnya.

Sekitar 50 Ribu Bayi Lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur atau anatomi jantung yang sudah terbentuk sejak bayi masih berada di dalam kandungan.

Menurut dr Anisa, sekitar 1 persen bayi yang lahir setiap tahun atau sekitar 50 ribu anak di Indonesia mengalami kondisi tersebut. Karena itu, deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Baca Juga: Kenali Manfaat Vitamin B Kompleks, dari Cegah Anemia hingga Jaga Fungsi Otak

Editor : Ubaidillah
operasi jantung anak dengan penyakit jantung aktivitas anak kesehatan jantung hari anak nasional