RadarBangkalan.id - Keluhan nyeri pinggang sering dianggap sebagai pegal biasa akibat terlalu lama duduk, kelelahan, atau aktivitas fisik yang berat. Namun, dalam beberapa kasus, nyeri pinggang bisa menjadi tanda saraf kejepit pada ruas tulang belakang L4-L5, salah satu lokasi yang paling sering mengalami gangguan pada punggung bawah.
Dokter spesialis bedah saraf dari RS Abdi Waluyo, dr M. Aulia Rahman, Sp.BS-FTB, FINSS, menjelaskan bahwa saraf kejepit dan hernia nukleus pulposus (HNP) merupakan dua kondisi yang berbeda meski sering dianggap sama oleh masyarakat.
Baca Juga: Mitos atau Fakta? Telur Disebut Bikin Bisulan, Ini Penjelasan Dokter
Saraf Kejepit Tidak Selalu HNP
Menurut dr Aulia, banyak orang keliru menganggap HNP dan saraf kejepit sebagai kondisi yang identik. Padahal, keduanya memiliki hubungan sebab-akibat, tetapi tidak selalu terjadi bersamaan.
"Yang sering misleading adalah HNP dan saraf kejepit. Itu merupakan hal yang sebab akibat. Tidak semua HNP menyebabkan saraf kejepit, dan tidak semua saraf kejepit disebabkan oleh HNP," jelas dr Aulia.
HNP sendiri merupakan kondisi ketika bantalan tulang belakang menonjol atau bergeser sehingga berpotensi menekan saraf di sekitarnya.
Baca Juga: BPOM Resmi Terapkan Nutri-Level Mulai 2026, Ini Arti Kode Warna A-D pada Minuman Kemasan
Gejala Khas Saraf Kejepit L4-L5
Saraf kejepit yang terjadi pada ruas tulang belakang L4-L5 memiliki gejala yang cukup khas dan berbeda dari nyeri pinggang biasa.
Salah satu tanda yang paling sering muncul adalah nyeri atau rasa kebas yang menjalar ke paha bagian samping luar.
"Paling sering terjadi adalah sakit menjalar atau kebas pada paha bagian samping luar. Itu merupakan tanda yang paling mudah dikenali untuk masalah pada L4 dan L5," ujar dr Aulia.
Gejala tersebut muncul karena saraf yang tertekan mengirimkan sinyal nyeri sepanjang jalur saraf hingga ke area paha dan tungkai.
Baca Juga: Wanita Ini Minum 10 Cangkir Kopi Sehari, Berujung Didiagnosis Gangguan Irama Jantung
Nyeri Punggung yang Menjalar
Selain kebas atau nyeri pada paha, penderita juga biasanya mengalami nyeri di area punggung bawah yang kemudian menjalar ke bagian tubuh lainnya.
Menurut dr Aulia, nyeri punggung berasal dari masalah pada tulang belakang dan bantalan antar-ruas tulang. Sementara nyeri yang menjalar ke paha atau kaki merupakan dampak dari saraf yang mengalami tekanan.
"Nyeri punggung terjadi akibat masalah pada tulang belakang dan bantalannya. Sedangkan nyeri yang menjalar ke paha merupakan tanda saraf kejepit," jelasnya.
Baca Juga: Jangan Anggap Sepele Ngorok Saat Tidur, Dokter Sebut Sleep Apnea Bisa Sebabkan Kematian
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Nyeri pinggang yang tidak kunjung membaik, terutama jika disertai rasa kebas, kesemutan, atau nyeri menjalar ke paha dan kaki, sebaiknya tidak diabaikan.
Pemeriksaan oleh dokter diperlukan untuk memastikan penyebab keluhan dan menentukan terapi yang tepat sebelum kondisi semakin parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Fenomena Bediding Bikin Suhu di Jawa Makin Dingin, BMKG Ungkap Penyebab dan Daerah Terparah
Deteksi dini menjadi penting karena saraf kejepit yang tidak ditangani dapat menyebabkan gangguan fungsi saraf yang lebih serius, termasuk kelemahan otot dan keterbatasan gerak.
Editor : Ubaidillah