RadarBangkalan.id - Memasak makanan memang bermanfaat untuk meningkatkan cita rasa sekaligus membunuh bakteri berbahaya. Namun, tidak semua bahan makanan menjadi lebih sehat setelah dipanaskan. Beberapa jenis makanan justru kehilangan sebagian kandungan vitamin, antioksidan, dan senyawa aktif penting ketika dimasak dalam suhu tinggi atau terlalu lama.
Karena itu, sejumlah ahli menyarankan beberapa makanan lebih baik dikonsumsi dalam kondisi mentah, selama telah dicuci bersih dan diolah secara higienis. Berikut daftar makanan yang dinilai lebih bernutrisi saat dikonsumsi mentah.
Baca Juga: Dokter Ungkap Mi Instan Bisa Picu Hipertensi, Ini Cara Aman Mengonsumsinya
1. Paprika Merah
Paprika merah dikenal sebagai salah satu sumber vitamin C terbaik. Selain itu, sayuran ini juga mengandung antioksidan dan fitokimia yang mendukung sistem kekebalan tubuh.
Sayangnya, vitamin C termasuk nutrisi yang mudah rusak akibat panas. Mengonsumsi paprika merah mentah dalam salad atau sebagai lalapan dapat membantu mempertahankan kandungan gizinya.
2. Brokoli
Brokoli kaya akan sulforaphane, senyawa alami yang memiliki sifat antioksidan dan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Baca Juga: Diabetes Tak Hanya Naikkan Gula Darah, Bisa Picu Stroke dan Gangguan Otak
Sulforaphane terbentuk melalui kerja enzim myrosinase yang dapat berkurang aktivitasnya saat terkena panas berlebih. Karena itu, brokoli lebih baik dikonsumsi mentah atau hanya dikukus sebentar.
3. Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin, senyawa aktif yang memiliki efek antimikroba dan antioksidan.
Allicin terbentuk ketika bawang putih dicincang atau dihancurkan. Memasaknya pada suhu tinggi dapat mengurangi kandungan senyawa tersebut. Untuk hasil optimal, bawang putih sebaiknya didiamkan sekitar 10 menit setelah dicincang sebelum dikonsumsi atau dimasak.
Baca Juga: Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang, Bisa Jadi Tanda Saraf Kejepit L4-L5
4. Bawang Bombai
Selain memberikan cita rasa khas pada makanan, bawang bombai mengandung vitamin C, flavonoid, dan antioksidan seperti quercetin.
Sebagian kandungan antioksidan tersebut dapat berkurang selama proses memasak. Oleh karena itu, bawang bombai mentah yang ditambahkan ke salad atau sandwich dapat menjadi pilihan yang lebih sehat.
Baca Juga: Kenalan dengan Hamza Abdelkarim, Striker 18 Tahun yang Mencuri Perhatian Hansi Flick
5. Buah Bit
Buah bit mengandung folat, vitamin C, nitrat alami, dan berbagai antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Proses pemanasan dalam waktu lama berpotensi menurunkan kandungan vitamin yang larut dalam air. Mengolah bit menjadi jus atau salad dapat membantu mempertahankan kandungan nutrisinya.
6. Buah Beri
Kelompok buah beri seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry kaya akan vitamin C, serat, serta antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan kuat.
Baca Juga: Mitos atau Fakta? Telur Disebut Bikin Bisulan, Ini Penjelasan Dokter
Saat diolah menjadi selai atau saus dengan proses pemanasan, sebagian kandungan vitamin C dapat berkurang. Mengonsumsi buah beri segar menjadi cara terbaik untuk memperoleh manfaat gizinya secara maksimal.
7. Kelapa Segar
Kelapa segar mengandung serat, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang tetap terjaga dalam kondisi alami.
Beberapa proses pengolahan dan pemanasan dapat mengubah kandungan nutrisi maupun teksturnya. Mengonsumsi daging kelapa segar dalam jumlah wajar dapat menjadi pilihan camilan sehat sehari-hari.
Baca Juga: BPOM Resmi Terapkan Nutri-Level Mulai 2026, Ini Arti Kode Warna A-D pada Minuman Kemasan
Tetap Perhatikan Kebersihan Makanan Mentah
Meski beberapa makanan lebih bernutrisi saat dikonsumsi mentah, faktor kebersihan tetap menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Pastikan bahan makanan dicuci bersih, disimpan dengan benar, dan diolah secara higienis untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri maupun parasit.
Mengombinasikan makanan mentah dan matang secara seimbang dapat menjadi cara terbaik untuk mendapatkan manfaat nutrisi yang optimal sekaligus menjaga keamanan pangan.
Baca Juga: Jangan Anggap Sepele Ngorok Saat Tidur, Dokter Sebut Sleep Apnea Bisa Sebabkan Kematian
Editor : Ubaidillah