Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Nyeri yang Bisa Menandakan Kondisi Darurat Medis

Ubaidillah • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/Anut21ng
Foto: Getty Images/iStockphoto/Anut21ng

 

RadarBangkalan.id - Nyeri sering dianggap sebagai keluhan ringan yang akan hilang dengan sendirinya. Namun, dalam beberapa kasus, rasa sakit yang muncul pada bagian tubuh tertentu dapat menjadi sinyal adanya kondisi medis serius yang membutuhkan penanganan segera.

Para ahli menekankan pentingnya mengenali jenis nyeri yang tidak boleh diabaikan. Terlebih jika rasa sakit muncul secara tiba-tiba, terasa berat, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan.

Baca Juga: KKI Kantongi 10 Tenaga Kesehatan yang Diduga Hina Pasien BPJS, Investigasi Masih Berjalan

 

Berikut lima jenis nyeri yang perlu segera mendapatkan perhatian medis.

1. Nyeri Mendadak yang Tidak Kunjung Hilang

Profesor kedokteran darurat dari Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh, Dr Michael Turturro, mengatakan nyeri yang muncul tiba-tiba, terasa sangat kuat, dan tidak kunjung membaik merupakan kondisi yang perlu dievaluasi oleh tenaga medis.

Menurutnya, nyeri seperti ini bisa terjadi di bagian tubuh mana saja dan dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang serius. Terutama jika rasa sakit tersebut berbeda dari yang pernah dialami sebelumnya.

Baca Juga: IDI Tunggu Hasil Pemeriksaan Etik Dokter yang Diduga Hina Pasien BPJS, Ini Tahapan dan Sanksinya

Apabila nyeri membuat seseorang merasa sangat tidak nyaman atau gelisah, pemeriksaan medis sebaiknya tidak ditunda.

2. Nyeri Dada

Nyeri dada menjadi salah satu gejala yang paling sering dikaitkan dengan serangan jantung. Karena itu, kondisi ini perlu mendapat perhatian khusus, terutama pada orang yang memiliki riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi.

Baca Juga: Dokter Ungkap 3 Kelompok yang Sebaiknya Batasi Konsumsi Kimpul

Spesialis kedokteran darurat dari Ohio State University Wexner Medical Center, Dr Mark Conroy, menegaskan bahwa nyeri dada yang muncul secara tiba-tiba harus segera diperiksakan.

Selain serangan jantung, nyeri dada juga bisa menjadi tanda emboli paru atau gangguan pada aorta. Meski demikian, tidak semua nyeri dada berbahaya karena beberapa kasus dapat dipicu oleh gangguan pencernaan seperti heartburn atau asam lambung.

3. Nyeri Betis Disertai Kemerahan dan Pembengkakan

Nyeri pada betis yang disertai pembengkakan atau kemerahan perlu diwaspadai karena dapat menjadi tanda deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam.

DVT terjadi ketika terbentuk gumpalan darah di pembuluh vena dalam. Kondisi ini berpotensi berbahaya apabila gumpalan darah berpindah ke paru-paru dan menyebabkan emboli paru.

Risiko DVT meningkat pada orang yang baru menjalani operasi, terlalu lama berbaring di tempat tidur, atau baru melakukan perjalanan jarak jauh.

Baca Juga: Dokter Ungkap Mi Instan Bisa Picu Hipertensi, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

4. Nyeri Punggung Atas yang Terasa Seperti Robekan

Sebagian besar nyeri punggung memang disebabkan oleh masalah otot atau postur tubuh. Namun, ada jenis nyeri tertentu yang perlu mendapat perhatian lebih.

Jika nyeri pada punggung bagian atas atau belakang dada terasa seperti sensasi robekan yang sangat kuat, kondisi tersebut bisa menjadi tanda masalah pada aorta, yaitu pembuluh darah terbesar dalam tubuh.

Gangguan pada aorta merupakan kondisi darurat yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan medis secepat mungkin.

Baca Juga: Diabetes Tak Hanya Naikkan Gula Darah, Bisa Picu Stroke dan Gangguan Otak

5. Nyeri Perut Bagian Bawah

Nyeri pada area perut bawah atau pinggang dapat memiliki banyak penyebab, mulai dari batu ginjal hingga infeksi ginjal.

Menurut para ahli, nyeri yang disertai demam perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda infeksi yang membutuhkan pengobatan segera.

Selain itu, apabila nyeri perut bawah muncul bersama mual dan muntah, kondisi tersebut juga dapat mengarah pada radang usus buntu atau gangguan medis lain yang memerlukan tindakan cepat.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang, Bisa Jadi Tanda Saraf Kejepit L4-L5

Kapan Harus ke Dokter?

Pada dasarnya, setiap nyeri yang terasa tidak biasa, semakin memburuk, atau mengganggu aktivitas sehari-hari sebaiknya tidak diabaikan.

Pemeriksaan medis dapat membantu memastikan penyebab keluhan dan menyingkirkan kemungkinan kondisi serius. Meskipun hasil pemeriksaan nantinya menunjukkan masalah yang ringan, langkah tersebut tetap penting untuk memberikan kepastian dan ketenangan bagi pasien.

Deteksi dan penanganan dini menjadi kunci untuk mencegah komplikasi yang lebih berat pada berbagai kondisi medis yang ditandai dengan nyeri.

Baca Juga: Mitos atau Fakta? Telur Disebut Bikin Bisulan, Ini Penjelasan Dokter

Editor : Ubaidillah
nyeri punggung nyeri betis nyeri mendadak bahaya nyeri nyeri dada