SUMENEP, Radarbangkalan.id – Rombongan pasangan Anies Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Amin) kecelakaan beruntun di Sumenep Rabu (31/1).
Selain itu, pikap yang mengangkut santri untuk menghadiri kampanye pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu terguling di Pamekasan.
Kecelakaan di jalan nasional, depan Pasar Prenduan, Desa Pragaan Laok, Kecamatan Pragaan, Sumenep, sekitar pukul 12.30 itu melibatkan tiga mobil.
Peristiwa tersebut terjadi dalam perjalanan menuju Pamekasan setelah kegiatan kampanye di Gedung Adi Poday Sumenep.
Mobil yang terlibat tabrakan tersebut berada di urutan paling belakang. Yakni Mitsubishi Pajero M 514 N, Toyota Kijang Innova L 1401 IO, dan Toyota Hiace D 7059 AT.
Di dalam ketiga mobil ini mengangkut pendukung yang ikut mengawal kegiatan Amin.
Peristiwa tersebut bermula saat ada mobil yang sebelumnya terparkir tiba-tiba berangkat tanpa memperhatikan iring-iringan mobil.
Akibatnya, mobil Mitsubishi Pajero yang dikendarai Ahmad Kundori, 61, warga Bojonegoro menginjak rem mendadak.
Hal tersebut membuat Toyota Kijang Innova yang disopiri Deddy Prastiyo Setiawan, 32, di belakangnya tidak sempat menghentikan laju kendaraan.
Toyota Hiace yang dikendarai Edy Gunawan Junitanto, 33, warga Purwokerto juga menabrak kendaraan di depannya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ketiga sopir selamat dan tidak mengalami luka.
Namun, ketiga kendaraan yang terlibat tabrakan rusak cukup parah.
Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti menerangkan, peristiwa tersebut tidak melibatkan pasangan capres-cawapres Amin.
Sebab, mereka berada di kendaraan urutan depan. Sedangkan yang terlibat tabrakan merupakan rombongan paling belakang.
Sementara itu, kecelakaan lain terjadi di Desa Campor, Kecamatan Proppo, Pamekasan. Kecelakaan tunggal itu diduga karena pikap L 9975 BN tersebut lepas kendali.
Akibatnya, seorang penumpang dilarikan ke fasilitas kesehatan.
Kanitlaka Satlantas Polres Pamekasan Iptu Edy Sugiantoro membenarkan pikap yang terdapat banner capres-cawapres nomor urut 01 itu kecelakaan.
Saat mendengar kejadian tersebut, timnya langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP).
Namun, saat sampai di TKP sudah sepi, korban tidak ada.
”Korban sudah dibawa ke rumah sakit terdekat. Kendaraannya yang terlibat laka tunggal itu sudah tidak ada,” ungkapnya.
Menurut dia, kondisi korban Ismail, 17, warga Camplong, Sampang, hanya luka ringan.
Sehingga, tidak mau ditangani kepolisian. ”Jadi kami tidak menindaklanjutinya,” terangnya. (iqb/bai/luq)
Editor : Abdul Basri