News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Jakarta JCC Bergemuruh: Ganjar Menyuarakan Bansos, Gizi, dan Stunting dalam Debat Pamungkas Pilpres 2024!

Ubaidillah • Senin, 5 Februari 2024 | 15:19 WIB
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyampaikan pemaparan saat Debat Kelima Capres Pemilu 2024. (Foto: kilat.com)
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyampaikan pemaparan saat Debat Kelima Capres Pemilu 2024. (Foto: kilat.com)

Radarbangkalan.id - Debat kelima calon presiden Pilpres 2024 memperlihatkan fokus Ganjar Pranowo pada isu-isu krusial seperti bansos, gizi, dan stunting.

Dalam Balai Sidang Jakarta JCC Senayan, Ganjar menyoroti kebijakan bansos, mengangkat isu gizi, dan memberikan pandangannya terkait stunting.

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mempertegas posisinya terkait isu-isu sosial dan kesejahteraan dalam debat kelima Pilpres 2024.

Dengan mencatat kata "bansos" sebanyak enam kali, Ganjar menekankan pentingnya pendistribusian bantuan sosial yang tepat sasaran dan waktu.

Menurutnya, bansos merupakan hak rakyat yang harus dikelola dengan baik oleh pemerintah.

Pada segmen tanya jawab dengan Anies Baswedan, Ganjar menyoroti berita tentang pembagian bansos selama kampanye.

Dia menyatakan bahwa tata kelola distribusi bansos perlu diperbaiki agar tidak menimbulkan klaim berlebihan, dan distribusi tersebut harus tepat sasaran untuk menghindari kecemburuan di masyarakat.

Selain bansos, Ganjar juga memfokuskan perhatiannya pada isu gizi dan stunting. Dalam tanya jawab dengan Prabowo Subianto, Ganjar menolak program makan gratis sebagai upaya mengatasi stunting.

 Baca Juga: Kesedihan Keluarga Korban Carok di Bangkalan Pasca 1 Minggu Masih Diwarnai Isak Tangis: Tahlilan Mat Tanjar Jadi Sorotan

Menurutnya, stunting harus diatasi sejak bayi dalam kandungan, dan makanan bergizi sebaiknya diberikan kepada ibu hamil.

Dalam pemilihan kata, Ganjar juga menyoroti pentingnya data sebagai dasar pengambilan kebijakan. Dia menyebutkan kata "data" sebanyak lima kali,

menunjukkan betapa krusialnya penggunaan data dalam perumusan kebijakan, terutama terkait dengan isu-isu pendidikan dan kesejahteraan.

Ganjar Pranowo mengakhiri debat kelima dengan mencerminkan fokusnya pada isu-isu bansos, gizi, dan stunting.

Dengan penekanan pada distribusi bansos yang tepat dan waktu, serta penolakan terhadap program makan gratis,

Ganjar berusaha memberikan pandangan jelas terkait kesejahteraan dan perlindungan anak-anak Indonesia.

Data, sebagai dasar kebijakan, juga menjadi sorotan dalam partisipasinya dalam debat tersebut.

astra motor
astra motor
Editor : Ubaidillah
#visi misi capres cawapres #bansos #ganjar mahfud #stunting