News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Sadis! Curi Rp 353 Ribu Milik Korban lalu, ABG Bunuh 5 Orang Sekeluarga di Kaltim

Ubaidillah • Kamis, 8 Februari 2024 | 17:24 WIB
Polisi saat melakukan konferensi pers terkait pengungkapan kasus pembunuhan satu keluarga di PPU, Kaltim. (Foto: detik.com)
Polisi saat melakukan konferensi pers terkait pengungkapan kasus pembunuhan satu keluarga di PPU, Kaltim. (Foto: detik.com)

Radarbangkalan.id - Polisi telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan lima orang yang merupakan satu keluarga di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

Terduga pelaku adalah seorang remaja berusia 16 tahun dengan inisial J.

"Betul, pelaku masih di bawah umur kelas III SMK, 20 hari lagi baru usianya 17 tahun," ujar Kapolres PPU AKBP Supriyanto kepada Media, Selasa (6/2/2024).

Peristiwa tragis itu terjadi di rumah korban yang berlokasi di Jalan Sekunder 8, Desa Babulu Lalut, Kecamatan Babulu, pada Selasa (6/2) dini hari.

Supriyanto mengungkapkan bahwa J diduga dalam keadaan mabuk saat melakukan tindakan keji tersebut.

Polisi menyatakan bahwa J melakukan pembunuhan tersebut seorang diri. Setelah mengakhiri nyawa satu keluarga, J juga mengambil handphone dan uang milik korban.

"Pelaku satu orang. Jadi selesai melakukan pembunuhan dia mengambil handphone dan uang korban sebesar Rp 353 ribu, ini sudah kita jadikan barang bukti," jelasnya.

Kepolisian telah bertindak cepat dalam menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Kalimantan Timur.

Kasus ini menjadi peringatan akan pentingnya pemantauan terhadap aktivitas remaja serta penanganan masalah penyalahgunaan minuman keras di kalangan mereka. Semoga proses hukum dapat memberikan keadilan bagi keluarga korban.

PENGAWALAN: Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan bersama Dandim 0719 Jepara, perwakilan kecamatan, Bawaslu dan KPU saat melepas logistik Pemilu 2024.
PENGAWALAN: Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan bersama Dandim 0719 Jepara, perwakilan kecamatan, Bawaslu dan KPU saat melepas logistik Pemilu 2024.
Editor : Ubaidillah
#junaidi pembunuh 1 keluarga #cinta ditolak #pembunuh paling sadis di dunia #pembunuhan 1 keluarga #Pencurian dan Pembunuhan