News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Motif Junaedi Siswa SMK yang Bunuh 1 Keluarga di Babulu Laut, Sempat Setubuhi Jasad Ibu & Eks Pacar

Ubaidillah • Kamis, 8 Februari 2024 | 18:34 WIB
Siswa SMK yang Bantai Satu Keluarga. (Foto: tribunnews.com)
Siswa SMK yang Bantai Satu Keluarga. (Foto: tribunnews.com)

Radarbangkalan.id - Pada Selasa, 6 Februari 2024, Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim),

diguncang oleh sebuah tragedi mengerikan. Seorang remaja berusia 17 tahun, Junaedi, mengakui perbuatan mengerikan yang menggemparkan warga setempat.

Dia tanpa belas kasihan menebas dan membacok lima orang tersebut, termasuk seorang anak berusia 3 tahun.

Kelima korban itu adalah pasangan suami istri, Waluyo dan Sri, serta ketiga anak mereka, RJS (15), V (11), dan S (3).

Korban perempuan yang dikenal dengan inisial R sebelumnya pernah menjalin hubungan asmara dengan Junaedi.

Bahkan, Junaedi mengakui telah memperkosa jasad R setelah ia meninggal dunia. Selain itu, ia juga melakukan kejahatan seksual terhadap jasad Sri, ibu dari mantan kekasihnya.

Pengakuan brutal Junaedi selama aksinya itu mengundang geleng-geleng kepala dari warganet di seluruh negeri. Rekaman video interogasinya oleh pihak kepolisian pun menjadi viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, Junaedi dihadapkan oleh dua orang yang diduga polisi terkait pembunuhan tersebut. Salah satu dari mereka bertanya, "Leher juga?"

"Kepala dua kali," jawab Junaedi dengan lemah.

"Semangat, jangan lemas begitu," kata seorang perempuan.

"Kepala empat kali kali ya," tambah Junaedi.

"Kamu buka kelambu langsung kamu tebas gitu?" tanya polisi dengan tegas.

"Iya, lima kali kepala," jawab Junaedi.

Di tengah-tengah interogasi tersebut, Junaedi terlihat menopang kepalanya ke meja.

"Berarti si R yang terakhir kamu bunuh?" tanya seorang perempuan.

"Iya," jawab Junaedi dengan lemah.

Junaedi juga mengakui tindakan persetubuhan yang dilakukannya kepada R dan ibunya.

"Saat kamu melakukan persetubuhan itu, langsung?" tanya seorang perempuan lagi.

"Iya," jawab Junaedi.

"Yang dibunuh R dulu apa mamahnya?" tanya polisi.

"Mamahnya," jawab Junaedi.

"Berarti balik lagi ke kamar mamahnya untuk memperkosa," kata polisi yang disetujui oleh Junaedi.

Motif dari pembunuhan tersebut diduga adalah dendam dan sakit hati. Kapolres PPU, AKBP Supriyanto, menjelaskan bahwa Junaedi menggunakan sebuah parang dalam aksinya.

Konflik antara pelaku dan korban, terutama masalah terkait ayam, diduga menjadi pemicu. Selain itu,

Baca Juga: Mencekam! Video Carok Tanpa Sensor di Bangkalan Madura dalam Duel 2 vs 4, Ini Dia Sosok Perekam Video Viral Tersebut

pelaku juga merasa tersinggung karena helm yang dipinjamkan oleh korban tidak dikembalikan selama tiga hari.

Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa Junaedi pernah memiliki hubungan dengan R, namun hubungan itu berakhir. Diduga orangtua R tidak menyetujui hubungan tersebut.

Editor : Ubaidillah
#junaidi pembunuh 1 keluarga #pembunuhan paling sadis #kalimantan timur #1 keluarga dibunuh #remaja 17 tahun