RadarBangkalan.id - Sebuah kejadian tragis mengguncang Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di mana seorang Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dikabarkan meninggal dunia.
Petugas tersebut adalah SM (19), yang dengan penuh tanggung jawab mengemban tugasnya untuk memungut dan menghitung suara di TPS 09 Desa Sibanteng.
Dilaporkan bahwa petugas KPPS tersebut meninggal dunia setelah melakukan penghitungan suara hingga larut malam menjelang subuh.
Beliau menghembuskan nafas terakhirnya setelah menyelesaikan tugasnya memungut suara.
Kabar duka tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor, M. Adi Kurnia, yang dengan sedih membenarkannya.
"Desa Kalong TPS 9, tindak lanjutnya insya allah hari ini kami akan turun kerumah duka," ujarnya pada Kamis (15/2/2024).
KPU Kabupaten Bogor bersama pemerintah daerah berkoordinasi untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban.
"Terkait santunan kita kordinasikan dengan pemerintah daerah," ungkapnya.
Dalam suasana duka yang menyelimuti, Adi berharap tidak akan ada lagi kejadian serupa di masa mendatang.
Ia mencatat bahwa hingga saat ini, hanya satu korban petugas KPPS yang meninggal dunia.
"Untuk korban lain yang meninggal dunia kami belum mendapatkan informasi dari rekan-rekan PPK," tambahnya dengan penuh keprihatinan.
Kepergian SM (19) meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, teman-teman, serta rekan-rekannya di KPPS.
Di tengah semangat dan dedikasi dalam mengemban tugas negara, kesejahteraan dan kesehatan para petugas KPPS menjadi prioritas yang harus diperhatikan secara serius, sehingga tragedi semacam ini tidak terulang di masa yang akan datang. ***
Editor : Azril Arham