News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Usut Penyebab Mahalnya Harga Beras, KPPU Bentuk Tim Khusus

Ajiv Ibrohim • Kamis, 29 Februari 2024 | 21:37 WIB
Ratusan warga mengantri untuk mendapatkan beras gratis di kawasan Joglo, Jakarta, Rabu (28/2/2024).  (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)
Ratusan warga mengantri untuk mendapatkan beras gratis di kawasan Joglo, Jakarta, Rabu (28/2/2024). (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

Radarbangkalan.id — Anggota Komisioner KPPU, Hilman Pujana, dalam sebuah pernyataan di Jakarta, mengungkapkan bahwa keputusan untuk membentuk tim tersebut diambil dalam rapat komisi sebagai respons atas kekhawatiran yang ada.

Tim khusus ini, menurut Hilman, akan bertugas untuk mengumpulkan semua informasi terkait penyebab kenaikan harga beras.

Mereka akan melakukan analisis menyeluruh terhadap seluruh aktivitas perberasan, mulai dari tahap hulu hingga hilir.

Tim ini terdiri dari anggota Deputi Kajian Advokasi untuk Pencegahan hingga Komisioner Bidang Penegakan Hukum, yang akan bertindak sesuai dengan temuan dan analisis yang mereka kumpulkan.

Langkah-langkah yang diambil tim khusus ini akan selaras dengan prinsip-prinsip penegakan hukum, di mana hanya bukti yang kuat yang dapat menjadi dasar untuk tindakan hukum.

Mereka akan memeriksa apakah kenaikan harga beras ini disebabkan oleh masalah distribusi yang bersifat sporadis atau ada komunikasi antara pelaku usaha dalam jalur distribusi.

Baca Juga : Merasa Dirugikan, Nintendo Tuntut Pembuat Emulator Game Switch

Proses pengumpulan data dan informasi telah dimulai dengan turun ke lapangan dan melalui Focus Group Discussion (FGD).

Hilman menekankan bahwa proses ini adalah langkah awal dalam mengidentifikasi penyebab kenaikan harga beras saat ini.

Namun, dia juga menegaskan bahwa detail lebih lanjut mengenai hasil pengumpulan data belum bisa diungkapkan saat ini.

Baca Juga : Strategi Baru! BYD Mulai Sasar Pasar Motor Listrik

Keberadaan tim khusus ini menandakan komitmen KPPU dalam menangani masalah tersebut dengan serius.

Mereka berharap bahwa hasil kerja tim ini dapat memberikan rekomendasi kepada kementerian terkait di bidang pangan, bahkan hingga kepada Presiden.

Selain itu, KPPU juga memiliki tim di kantor wilayah yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia, yang secara khusus memantau pergerakan harga komoditas, termasuk beras.

Baca Juga : Ekpansi Pasar, RMA Indonesia Siap Hadirkan SUV Ford Terbaru di Indonesia

Dengan adanya langkah-langkah ini, KPPU menunjukkan bahwa mereka tidak hanya peduli terhadap isu tersebut, tetapi juga bertekad untuk menyelesaikannya dengan tindakan yang konkret dan berkelanjutan. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#kppu #beras #harga