News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Niat Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis: Tuntunan dan Keutamaannya

Ubaidillah • Senin, 15 April 2024 | 16:43 WIB
Ilustrasi Niat Puasa Syawal Digabung Senin-Kamis (freepik)
Ilustrasi Niat Puasa Syawal Digabung Senin-Kamis (freepik)

Radarbangkalan.id - Bulan Syawal telah tiba sejak beberapa hari yang lalu, memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk melaksanakan Puasa Syawal.

Ada beberapa orang yang bahkan memilih untuk menggabungkannya dengan Puasa Senin Kamis. Menurut para ulama, niat Puasa Syawal digabung dengan Senin-Kamis boleh dilakukan dan sah.

Baca Juga: Yuk Temukan Pesona Wisata Tana Toraja yang Magis dan Mistis

Menurut Syaikh Abu Bakar Syatha, seperti yang dikutip dari bali.kemenag.go.id, dalam kitab L'anatut Thalibin,

menggabungkan dua niat dalam satu puasa diperbolehkan menurut pandangan ulama. Sebagai contoh,

Puasa Arafah atau Asyura yang bertepatan dengan hari Senin atau Kamis, atau hari Senin atau Kamis bertepatan dengan puasa enam hari Syawal.

Dalam hal ini, sangat dianjurkan untuk menjaga dua niat tersebut. Jika seseorang melakukan Puasa Syawal digabung dengan Senin-Kamis,

dia akan mendapatkan pahala dari dua niat tersebut, seperti niat bersedekah bersamaan dengan bersilaturahmi kepada keluarga.

Pahala Puasa Senin Kamis yang digabungkan dengan Puasa Syawal dijelaskan oleh Rasulullah saw dalam sebuah hadis yang menyatakan,

"Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niat dan setiap orang akan mendapatkan pahala yang ia niatkan," (HR. Bukhari dan Muslim).

Puasa Syawal dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal. Bagaimana dengan bacaan niat Puasa Syawal digabung dengan Senin-Kamis?

Beberapa ulama menyatakan bahwa jika hendak melaksanakan Puasa Syawal digabung dengan Puasa Senin-Kamis,

bacaan niatnya cukup membaca Puasa Syawal saja. Namun, ada juga yang berpendapat untuk tetap membaca niat dari kedua puasa, yakni melafalkan niat Puasa Syawal dan juga niat Puasa Senin-Kamis bersamaan.

Berikut adalah bacaan niat Puasa Syawal dan Puasa Senin Kamis yang dianjurkan dilafalkan di malam hari.

Baca Juga: Ibu Hamil Berisiko Alami ini Jika Menahan Buang Air Kecil Selama Perjalanan Mudik Lebaran

1. Niat Puasa Syawal

Niat Puasa Syawal dapat dibaca di malam dan setelah fajar terbit. Diutamakan untuk membaca niatnya di malam hari. Berikut niat Puasa Syawal yang dibaca di malam hari.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT."

Jika kamu lupa membaca niat Puasa Syawal pada malam hari, kamu bisa melafalkannya saat terbit fajar. Berikut niat Puasa Syawal pada pagi hari.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT."

Baca Juga: Wisata TN Meru Betiri: Keindahan Alam dan Keanekaragaman Satwa, Cocok Dikunjungi saat Pulkam

2. Niat Puasa Senin

Apabila Puasa Syawal digabungkan dengan Puasa Senin, dan agar pelaksanaan puasa menjadi lebih afdal, dianjurkan untuk melafalkan niat Puasa Senin juga. Berikut lafal niat Puasa Senin.

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah ta'âlâ."

Baca Juga: Jangan Dibuang Sia-Sia, 4 Biji Buah Ini Punya Manfaat Kesehatan

3. Niat Puasa Kamis

Jika Puasa Syawal digabungkan dengan Puasa Sunnah hari Kamis, berikut lafal niat Puasa Kamis.

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumil khamîsi lillâhi ta'âlâ.

Artinya: Aku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah ta'âlâ."

Demikian penjelasan mengenai niat Puasa Syawal digabung dengan Senin-Kamis.

Editor : Ubaidillah
#bulan syawal #puasa senin dan kamis #niat puasa syawal #niat puasa senin kamis #Puasa Senin Kamis #puasa syawal