News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Menteri PANRB Sebut Seleksi CPNS Sekolah Kedinasan Mulai Mei, CASN Digelar Juni

Ajiv Ibrohim • Jumat, 3 Mei 2024 | 23:28 WIB
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengumumkan seleksi CPNS di sekolah kedinasan akan dimulai pada bulan Mei 2024. (Kementerian PANRB untuk JawaPos.com)
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengumumkan seleksi CPNS di sekolah kedinasan akan dimulai pada bulan Mei 2024. (Kementerian PANRB untuk JawaPos.com)

Radarbangkalan.id – Pemerintah telah memulai proses seleksi calon aparatur sipil negara (CASN), termasuk CPNS di sekolah kedinasan dan CASN secara umum di berbagai kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (Pemda).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, mengumumkan bahwa seleksi CPNS di sekolah kedinasan akan dimulai pada bulan Mei 2024.

Tahun ini, Kementerian PANRB menyetujui formasi untuk 8 instansi penyelenggara sekolah kedinasan dengan total 3.445 formasi.

Sekolah kedinasan yang mendapat alokasi formasi meliputi Politeknik Keuangan Negara STAN, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Politeknik Siber dan Sandi Negara, Politeknik Statistika STIS, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Politeknik Imigrasi, 22 sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan, serta Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG).

Anas menyatakan bahwa alokasi formasi untuk sekolah kedinasan dipertimbangkan berdasarkan tantangan zaman.

Contohnya, di STMKG, tantangan perubahan iklim menjadi pertimbangan, sementara di Politeknik Siber dan Sandi Negara, digitalisasi menjadi hal yang tak terhindarkan, sehingga talenta terkait keamanan cyber sangat dibutuhkan.

"Pembukaan pendaftaran CPNS melalui sekolah kedinasan akan dimulai bulan ini juga, sekarang proses koordinasi penetapan formasinya di masing-masing instansi," tambah Anas.

Selain CPNS melalui sekolah kedinasan, pemerintah juga akan membuka rekrutmen CASN di seluruh Indonesia, dengan target pendaftaran dimulai Juni 2024.

Kementerian PANRB telah menyetujui 1,2 juta formasi, terbagi menjadi 427.650 formasi pada instansi pusat dan 862.174 formasi pada instansi daerah.

Jumlah ini merupakan bagian dari tahap awal pemenuhan kebutuhan 2,3 juta ASN yang akan direkrut secara bertahap.

Anas menyatakan bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang mempercepat verifikasi terhadap pengisian formasi yang dilakukan K/L dan Pemda.

Namun, masih ada 4 instansi yang belum mengisi rincian formasi.

Anas berharap agar 4 instansi tersebut segera mengisi rincian formasinya di sistem BKN agar pendaftaran CASN dapat segera dimulai.

Meskipun demikian, jadwal pengumuman oleh instansi, pendaftaran, dan seleksi masih dinamis mengikuti perkembangan, terkait dengan kecepatan dan ketepatan pengisian dari K/L dan Pemda.

Anas juga merinci bahwa dari total usulan yang disampaikan dan telah diverifikasi oleh BKN, pemenuhan SDM talenta digital untuk penempatan di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebanyak 2.906.

Sedangkan pemenuhan talenta digital pemerintah daerah sebanyak 19.817 formasi.

Pemenuhan SDM yang akan ditempatkan di IKN sebanyak 71.643 formasi, terdiri dari 14.114 CPNS dan 57.529 PPPK.

Anas mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi seleksi CASN dari portal informasi yang tidak valid.

Seluruh informasi mengenai alur seleksi akan diumumkan melalui kanal-kanal resmi instansi pemerintah.

Anas menegaskan agar masyarakat tidak percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan.

Seleksi CASN menjunjung tinggi nilai transparansi dan akuntabilitas.

Contohnya, live score hasil tes di Kantor BKN memungkinkan peserta tes berada di dalam gedung sementara orang tua dapat melihat hasilnya secara real-time melalui YouTube, sehingga tidak ada peluang untuk adanya kecurangan. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#panrb #menteri #seleksi #cpns #CASN