News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Diresmikan Hari Ini, GovTech Indonesia Akan Integrasikan Ribuan Aplikasi Pemerintah Menjadi Satu Portal

Ajiv Ibrohim • Senin, 27 Mei 2024 | 17:59 WIB
Presiden Jokowi memberikan sambutan di acara penyerahan bantuan pangan di Lapangan Tenis Alun-Alun Kirambu, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (14/5). (ANTARA)
Presiden Jokowi memberikan sambutan di acara penyerahan bantuan pangan di Lapangan Tenis Alun-Alun Kirambu, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (14/5). (ANTARA)

Radarbangkalan.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengumumkan bahwa Government Technology (GovTech) Indonesia akan segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Senin, 27 Mei 2024.

Dengan peresmian ini, GovTech Indonesia akan mengintegrasikan ribuan aplikasi pemerintah menjadi satu platform yang disebut Portal Nasional.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Presiden Jokowi untuk mendorong birokrasi yang lebih berdampak nyata.

Menurut Anas, Presiden Jokowi menilai bahwa selama ini banyak kegiatan birokrasi yang tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

"Oleh karena itu, Presiden meminta kita untuk memangkas proses bisnis yang bertele-tele dan mendorong pemerintah menjadi lebih lincah. Untuk mencapai pemerintah yang lincah, diperlukan instrumen digital. Namun, sayangnya, digitalisasi yang ada selama ini terlalu berfokus pada aplikasi," kata Anas dalam konferensi pers di kantornya pada Minggu, 26 Mei.

"Presiden telah mengarahkan kami untuk tidak lagi membuat aplikasi-aplikasi baru dan menghindari konsep satu inovasi satu aplikasi," tambahnya.

Anas menjelaskan bahwa semangat keterpaduan harus menjadi pendekatan baru, meninggalkan budaya satu inovasi satu aplikasi yang telah menghasilkan ribuan aplikasi di berbagai instansi pemerintah.

Banyaknya aplikasi ini akhirnya menjadi sulit diinteroperabilitaskan, sehingga tidak efisien dalam melayani masyarakat.

"Oleh karena itu, GovTech yang akan diluncurkan Presiden besok bukanlah sekadar aplikasi atau platform, melainkan penyelenggara keterpaduan layanan. Selama ini, instansi pemerintah memiliki layanan masing-masing yang membuat masyarakat harus mengunduh banyak aplikasi," jelas Anas.

Peresmian GovTech Indonesia akan dilakukan dalam acara SPBE Summit, yang bertujuan untuk mendorong perkembangan layanan digital pemerintah berbasis pada kebutuhan masyarakat atau citizen centric.

Acara ini juga akan menjadi momen bersejarah dengan peluncuran GovTech sebagai penyedia solusi keterpaduan layanan digital pemerintah, mulai dari infrastruktur, portal nasional, hingga layanan digital publik prioritas.

Rangkaian acara SPBE Summit 2024 mencakup peluncuran jenama (brand) penyelenggara keterpaduan ekosistem layanan digital pemerintah Indonesia dan memperkenalkan rencana integrasi portal pelayanan publik serta portal administrasi pemerintahan.

Selain itu, akan ada penandatanganan komitmen dari pimpinan instansi Kementerian/Lembaga yang bertanggung jawab atas sembilan layanan SPBE prioritas.

Acara juga akan mencakup sesi penghargaan "Digital Government Award" kepada Kementerian, Lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota yang telah meningkatkan penerapan SPBE.

"Semoga dengan digelarnya SPBE Summit 2024 dan peluncuran GovTech Indonesia, kita memasuki tahapan baru menuju Indonesia yang lebih mudah, cepat, transparan, bebas dari korupsi, dan tentunya fokus pada kebutuhan masyarakat," tutup Anas. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#aplikasi pemerintah #portal #GovTech #GovTech Indonesia