News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Jamaah Dianjurkan Pahami Manasik, Harus Berihram dan Niat Haji sebelum ke Arafah

Ajiv Ibrohim • Senin, 10 Juni 2024 | 17:09 WIB
ROOFTOP: Para calon jamaah haji dari beberapa negara terpaksa melaksanakan tawaf di lantai 4 Masjidilharam. Mereka tidak bisa masuk ke lantai dasar dan area Kakbah. (ARIS IMAM MASYHUDI/JAWA POS)
ROOFTOP: Para calon jamaah haji dari beberapa negara terpaksa melaksanakan tawaf di lantai 4 Masjidilharam. Mereka tidak bisa masuk ke lantai dasar dan area Kakbah. (ARIS IMAM MASYHUDI/JAWA POS)

Radarbangkalan.id – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan memberangkatkan jamaah haji ke Arafah untuk memulai rangkaian puncak haji pada tanggal 14 Juni 2024 atau bertepatan dengan 8 Zulhijjah 1445 Hijriah.

Sebelum berangkat ke Arafah, setiap jamaah harus memastikan dirinya sudah berihram dan niat haji di hotel masing-masing.

Merujuk pada Tuntunan Manasik Haji bagi Lansia yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, Anggota Media Center Kementerian Agama, Widi Dwinanda, menyampaikan bahwa pelaksanaan niat ihram haji dilakukan setelah jamaah bersuci.

Proses bersuci ini disunahkan dengan membersihkan badan melalui mandi dan berwudhu, memotong kuku, serta memakai wangi-wangian.

Setelah bersuci, jamaah kemudian berpakaian ihram dan melaksanakan salat sunat ihram, serta berniat haji.

"Lalu berpakaian ihram, dilanjutkan dengan melaksanakan salat sunat ihram dan berniat haji," ujar Widi pada hari Senin, tanggal 10 Juni.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan memastikan bahwa semua jamaah haji telah melakukan semua persiapan yang diperlukan sebelum menuju Arafah.

Persiapan ini meliputi memastikan bahwa setiap jamaah sudah dalam keadaan berihram dan telah mengucapkan niat haji di hotel masing-masing.

Dalam panduan yang diberikan oleh Kementerian Agama, dijelaskan bahwa setelah melakukan bersuci yang mencakup mandi dan berwudhu, jamaah juga disunahkan untuk memotong kuku dan memakai wangi-wangian.

Proses ini bertujuan untuk membersihkan dan mempersiapkan diri secara fisik sebelum mengenakan pakaian ihram, yang merupakan pakaian khusus untuk melakukan rangkaian ibadah haji.

Setelah mengenakan pakaian ihram, jamaah kemudian melaksanakan salat sunat ihram dan berniat haji.

"Lalu berpakaian ihram, dilanjutkan dengan melaksanakan salat sunat ihram dan berniat haji," jelas Widi Dwinanda pada hari Senin, tanggal 10 Juni.

Persiapan ini sangat penting karena merupakan bagian dari rukun haji yang harus dipatuhi oleh setiap jamaah.

Petugas PPIH Arab Saudi bekerja keras untuk memastikan bahwa semua jamaah haji siap secara fisik dan spiritual untuk melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, yang merupakan salah satu momen paling sakral dalam rangkaian ibadah haji. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#jamaah #niat haji #arafah #berihram #manasik