News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pengerjaan Proyek IKN Banyak yang Mundur, Jokowi Ungkap Penyebabnya

Azril Arham • Selasa, 16 Juli 2024 | 22:42 WIB
Pembangunan di IKN.(pojoksatu.id)
Pembangunan di IKN.(pojoksatu.id)

RadarBangkalan.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan banyak sekali pekerjaan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, yang mundur dari jadwal yang telah ditentukan.

Menurutnya, curah hujan yang tinggi menjadi masalah utama yang mengganggu proses pembangunan di ibu kota baru tersebut.

Jokowi menjelaskan bahwa situasi seperti ini memang wajar terjadi dalam pembangunan proyek besar.

Meskipun banyak pekerjaan yang mundur, Jokowi masih optimis dan menargetkan bisa berkantor di IKN pada bulan ini.

"Kemarin memang targetnya kan Juli, tetapi kan lihat ke IKN, tiap hari hujan terus, hujan deras banget. Jadi memang pekerjaan banyak yang mundur, dan itu biasa dalam proyek besar," ujar Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (16/7/2024).

Orang nomor satu di Indonesia ini menekankan bahwa pembangunan IKN tidak hanya dilakukan dalam jangka waktu 2-3 tahun saja, tetapi direncanakan untuk jangka panjang.

Pembangunan ini diperkirakan memakan waktu hingga 15-20 tahun ke depan.

Jokowi menambahkan bahwa ketika IKN digunakan untuk Upacara Kemerdekaan 17 Agustus nanti, baru sekitar 15% dari seluruh perencanaan awal yang akan selesai.

Pembangunan akan terus dilakukan secara bertahap dari tahun ke tahun.

"Jadi jangan membayangkan kita upacara 17 Agustus itu sudah jadi semuanya. Tidak seperti itu, banyak yang baru menurut saya. Paling nanti 17 Agustus itu paling dihitung semuanya secara keseluruhan mungkin ya 15%," tambah Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga menyatakan hal yang sama dengan Jokowi.

Dia mengatakan curah hujan yang tinggi di Kota Nusantara menjadi salah satu hambatan utama yang dihadapi pekerja di IKN.

Hujan yang terus menerus turun menjadi masalah baru di tengah percepatan pembangunan fasilitas dasar IKN.

Basuki mengungkapkan bahwa pada bulan Juni kemarin, dari total 30 hari, hanya 8 hari saja hujan tidak turun.

Kondisi ini menyulitkan penyelesaian beberapa bangunan yang membutuhkan cuaca panas, seperti pengaspalan jalan.

Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya menggunakan tenda untuk melindungi aspal dari hujan.

"Masalahnya di sana hanya satu yaitu hujan. Dengan kemarin dari 30 hari hanya 8 hari yang terang, selebihnya hujan. Sekarang mengaspal pun pakai tenda, supaya nggak kena hujan," jelas Basuki di Halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2024).

Meskipun menghadapi banyak kendala, baik Jokowi maupun Basuki tetap optimis dengan perkembangan proyek IKN.

Mereka menekankan bahwa proyek ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia.

Dengan rencana pembangunan yang terus berjalan, diharapkan IKN dapat menjadi pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan. ***

Editor : Azril Arham
#IKN #pengerjaan proyek #proyek ikn #presiden jokowi #jokowi