News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Fakta Pembunuhan Tragis di Cirebon: Anak Bunuh Ayah Kandung Akibat Cekcok dan Pengaruh Alkohol

Ubaidillah • Jumat, 30 Agustus 2024 | 15:08 WIB
Ilustrasi (Foto iStock)
Ilustrasi (Foto iStock)

Radarbangkalan.id - Pembunuhan tragis terjadi di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kusnadi (29) tega membunuh ayah kandungnya sendiri, Jana (79).

Kejadian ini berlangsung di Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Berikut beberapa fakta terkait peristiwa tersebut:

  1. Diawali Cekcok

Pembunuhan yang dilakukan oleh Kusnadi terhadap Jana dimulai dengan perselisihan. Kasat Reskrim Polresta Cirebon,

Kompol Siswo De Cuellar Tarigan, menyatakan bahwa pelaku sebelumnya memarahi adiknya, Aam (24).

"Kenapa kejadian ini bisa terjadi? Dari keterangan saksi yang telah diperiksa sebelumnya, pelaku hendak memukul adiknya," ungkap Siswo.

  1. Korban Ditusuk di Bagian Perut

Karena takut, Aam melarikan diri dan melapor kepada Jana. Jana kemudian mendatangi Kusnadi, yang memicu perkelahian antara keduanya.

Dalam perkelahian tersebut, Jana sempat ingin memukul Kusnadi dengan balok kayu, namun serangan itu berhasil ditangkis.

"Setelah menangkis pukulan balok dari ayah kandungnya, tersangka kemudian menusuk bagian perut dan dada korban," ujar Siswo.

"Dari keterangan tersangka, pisau tersebut dibawa sehari-hari karena bekerja sebagai buruh serabutan," tambahnya.

  1. Kusnadi Ditangkap

Saat ini, Kusnadi telah ditangkap dan ditahan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi terkait pembunuhan tersebut.

"Kami telah mendatangi TKP dan melakukan serangkaian penyelidikan. Benar, telah terjadi peristiwa pembunuhan.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan di Tegal Ditangkap, Mengaku Diganggu Bisikan Gaib

Saat ini kasus ini sudah ditangani Sat Reskrim Polresta Cirebon. Kami juga berhasil mengamankan satu orang tersangka dan sudah melakukan penahanan," kata Siswo.

  1. Dipicu Alkohol

Diketahui bahwa pembunuhan ini dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol. Dawi, kakak kandung pelaku yang juga anak kedua dari korban, menyatakan bahwa tindakan Kusnadi terjadi akibat pengaruh alkohol.

"Kalau enggak minum, orangnya (Kusnadi) baik kok, enggak pernah mukul dan lebih banyak diam," tutur Dawi.

  1. Kesal dengan Aam

Dawi juga menceritakan bahwa Kusnadi sempat berdebat dan menganiaya Aam. Kusnadi ingin Aam lebih fokus pada keluarganya.

"Sebelum ke bapak, dia (Kusnadi) memang memukul Aam dengan kayu balok yang ada pakunya sampai menyebabkan luka-luka. Mungkin karena dia kesal Aam sering telepon setiap malam sampai mengganggu," jelasnya.

  1. Keluarga Ingin Kusnadi Tidak Dihukum

Meski demikian, keluarga berharap agar Kusnadi tidak dihukum berat dan diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. "Kami keluarga ingin dia tidak dihukum, karena sebenarnya orangnya baik," ujar Dawi.

Selain itu, Dawi juga berharap setelah kejadian ini, Kusnadi bisa mendapatkan bimbingan agar tidak mengulangi perbuatannya dan berhenti mengonsumsi alkohol.

"Kalau ditanya apa yang kami harapkan, ya kami ingin agar adik saya bebas dan tidak minum-minum lagi. Gara-gara minum begituan sampai tega bikin bapak meninggal," katanya.

  1. Sosok Pendiam

Sementara itu, Kepala Dusun Desa Kasugengan Kidul, Wardinah, menyebutkan bahwa Kusnadi adalah pribadi yang pendiam, meskipun gemar mengonsumsi alkohol.

"Memang suka minum alkohol, tapi tidak pernah membuat keributan karena orangnya memang pendiam," ujarnya.

Kusnadi sering bekerja bersama ayahnya sebagai buruh lepas mencari barang rongsok. Dia juga dikenal sebagai pribadi yang penurut dan tidak pernah membuat masyarakat sekitar resah.

"Orangnya penurut dan cenderung diam. Secara fisik tidak ada tanda-tanda nakal, hanya memang suka minum alkohol," tutup Wardinah.

Photo
Photo
Editor : Ubaidillah
#Kriminal cirebon #pembunuhan #berita cirebon #pembunuhan cirebon