News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Mensos Ungkap Instruksi Presiden Prabowo, Satukan Data Penerima Bansos untuk Penyaluran Bantuan yang Tepat Sasaran

Azril Arham • Sabtu, 28 Desember 2024 | 15:04 WIB
Mensos Gus Ipul Jelaskan Arahan Presiden Prabowo tentang Penyatuan Data Sosial Ekonomi
Mensos Gus Ipul Jelaskan Arahan Presiden Prabowo tentang Penyatuan Data Sosial Ekonomi

RadarBangkalan.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan penting untuk membentuk data tunggal terkait kondisi sosial ekonomi di Indonesia.

Data ini nantinya akan digunakan oleh pemerintah untuk memastikan bantuan sosial sampai ke tangan yang tepat.

"Setelah para menteri dilantik, Pak Presiden memberikan arahan agar seluruh data dari kementerian dan lembaga yang ada disinergikan, dikonsolidasikan, dan direkonsiliasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga nantinya tercipta data tunggal sosial ekonomi nasional," jelas Gus Ipul dalam sambutannya saat peluncuran aplikasi SIM UGB-PUB di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, pada Jumat (27/12/2024).

Gus Ipul menjelaskan bahwa Kementerian Sosial selama ini bekerja berdasarkan data yang selalu diperbarui untuk menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Begitu juga dengan kementerian lainnya. Namun, masalahnya adalah data tersebut selama ini dikelola terpisah-pisah oleh masing-masing kementerian.

 

Dengan adanya data tunggal, Gus Ipul menyebutkan bahwa data sosial ekonomi yang dimiliki setiap kementerian akan seragam.

Hal ini tentu saja akan membuat penyaluran berbagai program pemerintah menjadi lebih tepat sasaran.

"Setelah data tunggal ini terwujud, maka untuk pertama kalinya di masa pemerintahan Presiden Prabowo, Indonesia akan memiliki satu data nasional yang bisa digunakan oleh semua pihak. Termasuk data dari Kemensos seperti data difabel dan anak-anak yang berhadapan dengan hukum. Semua data tersebut kami update setiap hari. Dengan data ini, kita bisa langsung memberikan intervensi," ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Gus Ipul menyatakan bahwa langkah pertama dalam intervensi ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan sosial.

Pemerintah akan memastikan agar masyarakat yang rentan mendapatkan kebutuhan pokok yang sesuai.

"Harus dipastikan mereka mendapatkan makanan bergizi, anak-anak usia sekolah bisa punya ongkos untuk berangkat ke sekolah, dan lansia serta difabel juga terpenuhi kebutuhan dasarnya," tambah Gus Ipul.

Dengan adanya data yang lebih terintegrasi, diharapkan program-program sosial dapat berjalan lebih efektif dan benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan. ***

Editor : Azril Arham
#Data penerima bansos #penyaluran bansos #bansos #mensos #Presiden Prabowo #gus ipul