News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

5 Kisah Buruh Sritex Kena PHK, Tak Menyangka Pabrik Bangkrut hingga Berencana Buka Usaha

Ubaidillah • Minggu, 2 Maret 2025 | 17:55 WIB
Tangis haru karyawan Sritex pecah saat Komisaris Utama sekaligus Presiden Direktur HM Lukminto turun langsung menemui mereka, Jumat (28/2/2025). HO/dok Sritex
Tangis haru karyawan Sritex pecah saat Komisaris Utama sekaligus Presiden Direktur HM Lukminto turun langsung menemui mereka, Jumat (28/2/2025). HO/dok Sritex

Radarbangkalan.id - Penutupan PT Sritex pada 1 Maret 2025 meninggalkan duka mendalam bagi ribuan karyawannya.

Sejumlah buruh yang telah bekerja bertahun-tahun di perusahaan tekstil ini harus menerima kenyataan pahit kehilangan pekerjaan akibat kepailitan.

Baca Juga: Daftar Libur Selama Ramadhan 2025: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Kenangan Terakhir di Sritex

Sehari sebelum pabrik resmi tutup, suasana penuh haru menyelimuti para pekerja. Banyak yang mengabadikan momen terakhir mereka di tempat kerja, mengemasi barang pribadi,

serta mengikuti acara perpisahan bersama rekan-rekan di departemen masing-masing.

Cerita Para Karyawan

1. Wagiyem: Tak Menyangka Perusahaan Besar Bisa Bangkrut

Wagiyem (48), yang telah bekerja di Sritex sejak 1997 sebagai operator mesin tenun, merasa tidak percaya perusahaan sebesar ini bisa bangkrut.

"Hari ini (Jumat) cuma acara perpisahan saja. PHK-nya sudah kemarin. Hak-haknya dikasih tapi masih menunggu."

Ia mengingat masa-masa kejayaan Sritex, saat karyawan mendapat tambahan penghasilan dari lembur dan bahkan diberikan saham oleh pendiri perusahaan, H.M. Lukminto.

"Dulu itu pernah dapat satu lembar saham per karyawan. Tahun berapa saya lupa, tapi saya ingat itu. Zaman Pak Lukminto itu," kenangnya.

Namun, sejak pandemi 2020, produksi menurun drastis hingga akhirnya Sritex dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang.

Baca Juga: Daftar Libur Selama Ramadhan 2025: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

"Gak nyangka aja pabrik sebesar ini, terkenal di luar negeri kok bisa bangkrut," ujarnya.

2. Karwi: Ingin Buka Warung Setelah Lebaran

Karwi Mardiyanto (45), yang bekerja di bagian pertenunan selama 17 tahun, berencana membuka usaha warung makan setelah Lebaran.

"Kalau saya untuk sementara ini karena bulan suci Ramadan akan fokus untuk beribadah," katanya.

Ia mengaku sedih dengan PHK ini, terutama karena istrinya juga bekerja di Sritex selama 10 tahun dan turut terdampak.

Baca Juga: Daftar Libur Selama Ramadhan 2025: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

"Saya tulang punggung keluarga. Istri dan anak satu, kebetulan istri juga bekerja di sini dan juga di PHK," jelasnya.

3. Daryati: Sedih dan Bingung Mencari Pekerjaan Baru

Daryati, yang telah bekerja di Sritex selama 25 tahun, mengaku bingung mencari pekerjaan baru karena masih harus membiayai anak-anaknya yang bersekolah.

Ia berharap Sritex bisa kembali pulih dan membuka kembali lapangan pekerjaan.

4. Warti: "Hati Saya Sakit Rasanya"

Warti, karyawan bagian garmen, merasa sangat terpukul dengan keputusan PHK ini.

"Di sini sudah 25 tahun, hati saya sakit rasanya ingin menangis. Keluarga juga ikut menangis karena sudah lama di PT Sritex ini," katanya.

Setelah menerima surat PHK pada 26 Februari 2025, ia berencana mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan anaknya.

"Kedepannya ya saya harus cari kerja sampingan. Karena masih urus anak dan membiayai anak," ungkapnya.

5. Sri Cahyaningsih: "Seperti Mimpi"

Sri Cahyaningsih, seorang security di PT Sritex, masih merasa sulit menerima kenyataan bahwa perusahaan tempatnya bekerja selama 25 tahun kini bangkrut.

Baca Juga: Daftar Libur Selama Ramadhan 2025: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

"Selama saya 25 tahun di sini, seperti mimpi ada kejadian seperti ini."

Ia dan rekan-rekannya masih merasa tak percaya dengan situasi ini. Untuk sementara, Sri memilih beristirahat sebelum mencari pekerjaan baru.

Duka Mendalam Usai Penutupan Sritex

Penutupan PT Sritex bukan hanya mengakhiri perjalanan panjang perusahaan, tetapi juga mengubah kehidupan ribuan karyawan yang kini harus mencari jalan baru untuk melanjutkan hidup.

Editor : Ubaidillah
#sritex phk karyawan #PT Sritex #pt sritex phk ribuan karyawan #pt sritex bangkrut