News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pengusaha dan Wawalkot Surabaya Saling Perselisihkan Sidak 'Ijazah Ditahan', Akhirnya Minta Maaf

Ubaidillah • Rabu, 16 April 2025 | 16:53 WIB
Wawalkot Armuji (kiri) dan pengusaha (Tim detikJatim)
Wawalkot Armuji (kiri) dan pengusaha (Tim detikJatim)

Radarbangkalan.id - Perseteruan antara pengusaha suku cadang mobil Jan Hwa Diana dan Wakil Wali Kota (Wawalkot) Surabaya Armuji berakhir damai.

Diana akhirnya meminta maaf kepada Armuji dan mencabut laporan polisi yang sebelumnya dilayangkan kepada Armuji di Polda Jawa Timur.

Baca Juga: Sosok Syafril Firdaus, Dokter Kandungan Garut, Terlibat Kasus Pelecehan Pasien Saat USG

Dilansir detikJatim, Selasa (15/4/2025), Jan Hwa Diana dan suaminya datang langsung ke rumah dinas Armuji untuk melakukan mediasi dan meminta maaf. Diana mengaku ketakutan karena masalah ini.

"Saya juga meminta maaf ya kepada seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya warga Surabaya, karena semua ini kesalahpahaman. Ya, sebenarnya dari pertama itu saya ingin mediasi, tapi karena saya ketakutan gitu aja," kata Diana.

Diana sebelumnya menyebut Armuji sebagai seorang penipu. Namun, setelah bertemu, Diana menilai Armuji adalah orang yang baik.

"Terus, dengan besar hati, Cak Ji tadi sudah menerima permohonan maaf saya. Saya sangat berterima kasih ternyata Cak Ji itu orangnya baik.

Nggak seperti yang saya pikirkan, karena mungkin itu kan kesalahpahaman. Saya jadi takut-takut sendiri. Datang saja, ternyata tadi diterima dengan baik," jelasnya.

Diana juga menyatakan akan mencabut laporan polisi yang dia buat, karena masalah antara dia dengan Armuji merupakan kesalahpahaman.

Diketahui, Diana sebelumnya melaporkan Armuji atas dugaan pelanggaran UU ITE. Diana keberatan dengan sidak yang dilakukan Armuji tanpa izinnya. Saat itu, Armuji melakukan sidak ke perusahaan yang menahan ijazah mantan karyawan.

Baca Juga: Sosok Syafril Firdaus, Dokter Kandungan Garut, Terlibat Kasus Pelecehan Pasien Saat USG

Setelah Diana meminta maaf, Armuji mengatakan telah memaafkan Diana. Mengenai masalah ijazah karyawan yang masih ditahan, Armuji menjelaskan bahwa itu sudah bukan wewenangnya lagi.

"Itu sudah di luar saya to. Artinya, silakan para karyawan itu. Saya pada saat datang ke rumah aspirasi saya fasilitasi, saya mediasi. Tapi kalau mereka melaporkan ke tempat lainnya, itu sudah bukan urusan saya," kata Armuji.

Menurut Armuji, tanggung jawab mengenai masalah itu sekarang sepenuhnya berada pada pihak pengelola perusahaan. Ia juga mengingatkan agar pemilik atau pengelola tidak lepas tangan saat ada panggilan dari Disnaker.

"Saya ngomong juga, kalau ada panggilan dari Disnaker, kamu ya datang. Jangan bilang salah alamat, bukan perusahaan saya. Kamu yang mengelola, masa nggak tahu itu punya siapa," ujarnya.

Baca Juga: Sosok Syafril Firdaus, Dokter Kandungan Garut, Terlibat Kasus Pelecehan Pasien Saat USG

Editor : Ubaidillah
#viral #jawa timur #wawalkot surabaya armuji #sidak